Keluarga Besar Totamapiha Antar Imam Baru dengan Tarian Adat Mapiha
NABIRE - Sebelum Pentabisan oleh Uskup Keuskupan Agung Merauke, Mgr. Nicolaus Adi Seputra, MSC yang rencana akan dilaksanakan Minggu,
NABIRE - Sebelum Pentabisan oleh Uskup Keuskupan Agung Merauke, Mgr. Nicolaus Adi Seputra, MSC yang rencana akan dilaksanakan Minggu, 11 Oktober 2020 mendatang dipusatkan di Gereja Katolik Paroki Kristus Sahabat Kita (KSK) Bukit Mariam Nabire, keluarga besar Totamapiha mengantar imam baru Pastor Nicolaus Wakei, Pr ke Gereja Katolik Paroki (KSK) dengan rangkaian tari-tarian adat budaya Totamapiha Gaidai dan Wani yang meriah.
Demikian disampaikan Kepala Suku Totamapiha Fabianus Tebai dalam penjelasannya, Rabu (7/10), didepan Kantor Telkomsel Kabupaten Nabire.
Dikatakan Fabianus, karena tim syukuran kita di Mapiha besar ini sudah tidak ada di wilayah Nabire, padahal pentabisan imam baru Pastor Nicolaus Wakei, Pr itu akan ditabiskan di Nabire tapi sama sekali tidak ada.
Panitia inti hanya misa perdana juga dilaksanakan di kampung halaman Timeepa padahal Nabire ini kegiatan besar semacam itu harus diadakan, tapi karena tidak ada panitia atau tim kerja.
Sehingga selaku Kepala Suku Mapiha besar mengambil langkah hari Senin kemarin membuat undangan lewat Whatsapp grup Totamapiha bahwa hari Selasa pagi ini kita adakan kegiatan ebamukai bersama untuk mengumpulkan sumbangan sukarela dalam rangka menyukseskan kegiatan pentabisan iman pastor baru.
“Kemudian saya mulai hitung uang yang terkumpul berjumlah Rp. 69.000.000, semua orang Mapiha besar merasa bangga ikut partisipasi karena kerinduan, orang Mapiha besar telah berhasil satu orang menjadi imam karena kita ini selaku umat Tuhan.
Setelah selesai hitung Rp. 40.000.000 itu kita orang Mapiha besar yang mengantar imam ke gereja dengan tari-tarian adat budaya kita mapiha gaidai dan wani,” katanya.
Selaku kepala suku prihatin sedi yang muncul, memang laki-laki kurang sekali hanya kami tiga orang yang ikut bersama antar Pastor Wakei ke gereja, tapi kami tidak berkecil hati karena dengan adanya lain kegiatan atau kesibukan diluar, maka kami yang hadir telah mengantar imam itu ke tempat tujuan dapat terlaksana dengan baik.(modes)
Bagikan artikel ini



