Kemendikbud Hentikan Pusat Data Gratis, Bangun Jaringan Internet
NABIRE - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI diminta hentikan pembagian pulsa data langsung kepada murid dan juga mahasis
NABIRE - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI diminta hentikan pembagian pulsa data langsung kepada murid dan juga mahasiswa di seluruh lembaga pendidikan.
Untuk menggantikan pulsa data itu, Pemerintah Pusat melalui Kemendikbud RI membuat program baru, yakni pembangunan jaringan internet secara langsung untuk digunakan oleh para guru dan juga murid.
Sebab berdasarkan data lapangan untuk saat ini, tidak semua murid memiliki HP android, kondisi jaringan internet yang kurang menunjang alias kurang bagus dan juga tidak semua murid mampu membeli pulsa data.
Demikian dikatakan Kepala SMA Bhakti Mandala Agustinus Ambadatu kepada Papuapos Nabire, Senin (23/11), di ruang kerjanya seraya menambahkan, dari pada dana miliaran itu hilang tanpa bekas dan jejal yang jelas.
Sebaiknya pemerintah menyusun dan membuat program baru, yakni pembangunan jaringan internet secara bertahap ke semua sekolah agar pihak sekolah dapat mengelolanya demi kepentingan pendidikan bagi para siswa/siswi.
Hal lain yang menjadi penting dibangun jaringan internet ke semua sekolah, karena kedepan ada program ke semua sekolah yang berbasis online, sementara sekolah pontangpanting mencari dana.
Dan tidak mungkin dalam kondisi wabah corona ini pihak sekolah meminta bantuan dan dukungan dari pihak orang tua murid, karena sekolah juga memahami apa yang menjadi keluhan masyarakat di tengah wabah Pandemi Covid-19.
Untuk itu, sebaiknya Kemendikbud RI dapat mengubah program bantuan data pulsa gratis menjadi program pembangunan jaringan internet, karena ada banyak manfaat bagi sekolah, bukan soal Covud-19 saja, tutur Ambadatu.(des)
Bagikan artikel ini



