Kepala Suku Besar Wate Beri Apresiasi Panitia HUT PI
NABIRE – Dalam rangka menyambut HUT Pekabaran Injil ke-162, Kepala Suku Besar Wate, Alex Raiki, memberikan apresiasi khusunya kepada pihak panitia peringatan hari-hari besar gerejani suku Wate yang telah mempersiapkan kegiatan lomba secara marathon dalam waktu satu minggu h
Bagikan
NABIRE – Dalam rangka menyambut HUT Pekabaran Injil ke-162, Kepala Suku Besar Wate, Alex Raiki, memberikan apresiasi khusunya kepada pihak panitia peringatan hari-hari besar gerejani suku Wate yang telah mempersiapkan kegiatan lomba secara marathon dalam waktu satu minggu hingga terwujud seperti apa yang kita saksikan pada saat ini, demikian kata Alex Raiki, Minggu kemarin, di Pantai Nabire ketika digelarnya lomba perahu motor.
“Suku Wate sebagai pemangku otoritas adat dan pemilik hak ulayat menurut hukum adat Papua di wilayah Nabire. Pada masa kepemimpinan saya sebagai kepala suku besar umum Wate di Kabupaten Nabire telah mengambil langkah-langkah untuk membuka diri kepada semua saudara sebangsa dari semua suku, budaya, bahasa dan agama yang hidup dan tinggal di atas tanah ini. Untuk hidup berdampingan sebagai warga masyarakat kota Nabire seraya bersama-sama mendukung pembangunan yang akan membawa kabupaten Nabire ke arah yang lebih baik sesuai rancangan Tuhan atas kota ini,” terangnya panjang lebar.Terselenggaranya acara perlombaan balap perahu tradisional ini, lanjut Alek, wujud nyata kerinduan masyarakat suku Wate dari Totoberi hingga Wanggar yang diselenggarakan panitia dalam rumah besar keluarga suku besar Wate di kabupaten Nabire.Dalam pemahamannya sederhana, menurut Alex Raiki tentang bagaimana tangan Tuhan yang tidak kelihatan telah bekerja dengan berbagai cara untuk membawa yang terbelakang menjadi yang terdepan. Yang tertinggal dan hampir hilang dari sebuah peradaban di atas tanah Papua untuk dikembalikan ke dalam rancangan besarnya yang telah dibuat bahkan sebelum dunia ini dijadikan. Bahwa batu yang dibuang oleh tukang bangunan dipakainya menjadi batu penjuru, untuk menjadi mitra pemerintah dalam membangun tanah ini dengan berbagai cara dalam berbagai hal, sehingga suku besar Wate di kota ini senantiasa mampu menjadi saluran berkat bagi seluruh masyarakat Nabire yang kita cintai.Pada lingkup yang lebih besar lagi, anak-anak dari rumah besar keluarga suku besar Wate sebagai anak kandung dari ibu Negeri ini secara adat, dalam kasih karunia Tuhan yang maha mengasihi sekalian kita tanpa membeda-bedakan rindu menjadi bagian kecil, di tangan Tuhan semesta alam yang besar untuk memberkati seisi kota Nabire dan semua yang hidup diatasnya melalui acara ini. Biarlah kiranya kita sekalian yang hadir saat ini dapat berkata seperti Raja Daud ”biarlah segala yang bernapas di atas tanah ini memuji Tuhan, ujarnya.Tambahnya, dalam hal perspektif terhadap pembangunan masyarakat Nabire ini ke depan, melalui mimbar ini perkenankan saya menitipkan sebuah harapan tentang bagaimana kita melangkah bersama membangun Nabire ke depan nantinya. “Pemerintah daerah kabupaten Nabire sebagai wakil Tuhan dalam membangun daerah ini tetap menyertakan didalamnya pihak masyarakat adat sebagai representasi kultural dan penjaga kearifan lokal dalam pembangunan di atas tanah ini sehinga kita tidak menjadi manusia yang kehilangan adat dan budaya,” harap Alex. Juga tidak kalah pentingnya para agamawan dan rohaniwan yang tidak henti-hentinya menyuarakan kebenaran dari sang pemilik hidup ini untuk membawa umatnya berjalan dengan selalu memandang kepada Tuhan sebaik bentuk kontemplasi kehidupan di tengah keramaian dunia. Sehingga pembangunan di negeri ini sungguh-sungguh mensejahterakan masyarakat Kabupaten Nabire, karena Tuhan telah dijadikan sebaik satu-satunya yang berdaulat atas semua orang Nabire berkenan atas kita.Pada akhirnya, harapnya, secara khusus bagi masyarakat Wate yang berdomisil di seluruh wilayah Nabire mulai dari Totoberi sampai dengan Wanggar Pantai, mari menggapai kasih karunia yang luar biasa dan menjaga terus momentum kebangkitan masyarakat suku besar Wate kabupaten Nabire, untuk mengambil peran lebih banyak lagi bersama pemerintah dan gereja untuk membangun, mencerdaskan dan mensejahterkan kabupaten Nabire yang kita cintai bersama ini. “Melalui kesepatan ini juga perkenankan saya untuk menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Bupati Nabire yang berkenan hadir dan membuka acara ini, termasuk jajaran Forkopimda Nabire yang sudah hadir bersama mendukung acara ini, Yayasan Predestinasi Papua Nabire dan seluruh masyarakat saya yang ada di kampung-kampung, mulai dari Totoberi sampai dengan Wanggar Pantai yang telah ikut ambil bagian dan hadir mendukung terselenggaranya kegiatan hari ini,” imbuhnya. (ris)
Bagikan artikel ini



