NABIRE – Kepala Suku Besar Yeresiam Gua, Ayub Kowoi menutup turnamen Yeresiam Cup yang digelar di Lapangan Sepak Bola Kampung Sima, Distrik Yaur, Rabu (25/8) sore. Turnamen tersebut dilaksanakan sejaka 8 Agustus lalu dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan RI di wilayah Yeresiam Gua, Nabire.

Turnamen tersebut, selain ikut memeriahkan peringatan hari kemerdekaan Bangsa Indonesia, juga sekaligus mencari bibit sepakbola yang selama ini terpendam di belahan tanah moyang Ruiya.

Tuernamen pertama yang digelar Suku Yeresiam Gua tersebut diikuti 16 regu. Dari 16 kesebelasan yang berlaga di dalam turnamen tersebut, karyawan dari Kelapa Sawit PT Nabire Baru dan Kampung Wanggar Pantai juga ikut pada event perdana yang diprakarsai masyarakat adat Suku Yeresiam Gua.

Saat menutup turnamen sepakbola tersebut, Ayub Kowoi mengatakan event ini dilaksanakan untuk mencari bibit-bibit pesepakbola dari Suku Yeresiam Gua, agar anak-anak dari Ruiya juga ikut berperan serta menyumbangkan pesepakbola untuk Kabupaten Nabire melalui Persinab bahkan bila perlu anak-anak dari Suku Yeresiam Gua dapat menyumbangkan tenaga sebagai pesepakbola di tingkat daerah  Nabire dan Papua, bahkan ke luar Papua.

Oleh karena itu, turnamen Yeresiam Cup ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT RI sebagai ajang mencari bibit sepakbola yang dapat dipersembakan kepada Persinab dan klub-klub sepak bola lainnya di luar Nabire.

Kowoi sebelumnya kepada media ini mengatakan, setelah sukses menyelenggarakan Yeresiam Cup,  tahun depan akan menggelar Turnamen Yeresiam Cup di Kabupaten Nabire dengan melibatkan 15 distrik lainnya di daerah ini.

Putera Sima yang kini duduk sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire, Sambena Inggeruhi saat menyerahkan hadiah dan uang pembinaan kepada Juara I Turnamen Yeresiam Cup, Ruiya FC mengatakan, akan berupaya untuk mengadakan piala bergilir Yeresiam Cup untuk dilaksanakan tahun-tahun mendatang, agar turnamen Yeresiam Cup tidak berhenti kali ini saja tetapi bisa digelar tiap tahun untuk mencari bibit pesepakbola dari Suku Yeresiam sehingga putera-putera Yeresiam Gua dapat berkiprah di bidang sepakbola.

Hasil Pertandingan 

Sekalipun turnamen tersebut diselenggarakan oleh lembaga, Suku Yeresiam Gua dan di kampung, tetapi tidak bisa diremehkan. Karena, sejak awal turnamen digulir, 8 Agutus lalu hingga final pada tanggal 25 Agustus, wasit yang memimpin turnamen dari wasit-wasit daerah yang selama ini memimpin turnamen tingkat Kabupaten Nabire.

Pada puncak turnamen, pertandingan babak final antara Ruiya FC dan Wagani FC yang berlangsung di lapangan sepakbola Kampung Sima berlangsung aman dan tertib.

Pertandingan berjalan seimbang antara kedua kesebelasan. Babak pertama berakhir tanpa gol. Memasuki babak kedua, pemain-pemain Wagani menaikan tempo permainan dengan mengancam sedikitnya empat kali gawang Ruiya. Tetapi rasanya, dewi fortuna belum memihak ke Wagani. Pada pertengahan babak kedua, pemain depan Ruiya menggetarkan gawang Wagani sehingga merubah kedudukan menjadi 1-0 untuk kemenangan baik-pemain-pemain muda berkat.

Kemenangan kesebelahan yang tak pernah kalah sejak awal turnamen mengantarnya menjadi juara Turnamen Yeresiam Cup. Sementara, lawannya, Wagani harus puas dengan meraih sebagai juara kedua. Sementara, Bintang Timur FC, karyawan PT Nabire Baru sebelumnya sudah meraih juara ketiga.

Usai pertandingan final dilanjutkan dengan penyerahan piagam dan uang pembinaan. Masing-masing pemenang, Ruiya FC sebagai juara pertama meraih piagam dan uang pembinaan. Demikian juga peraih juara II dan III masing-masing Wagani dan Bintang Timur juga memperoleh piagam dan uang pembinaa. Dalam penyerahan hadiah, panitia juga menyerahkan uang pembinaan kepada pencetak gol terbanyak, Roi. (ans)