NABIRE - Hingga saat ini belum ada instruksi dari Pemerintah Kabupaten Nabire untuk pembukaan sekolah dan proses atau Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), sementara instruksi bagi kepala sekolah dan dewan guru telah ada perintah untuk aktif ke sekolah.

Dimana kehadiran Kepsek dan dewan guru di sekolah guna menyiapkan dan menyelesaikan tugas–tugas rutin akhir tahun antara lain menyiapkan registrasi nilai kenaikan kelas, menyiapkan keterangan lulus bagi murid yang dinyatakan lulus di tingkat SD dan SMP guna melanjutkan kejenjang pendidikan berikutnya.

Serta menyiapkan panitia penerimaan murid baru diawal tahun pelajaran 2020/2021, sehingga tidak benar ada isu yang mengatakan bahwa kini sudah ada instruksi atau izin pembukaan semua sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Nabire.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S.Pd.,M.Pd kepada Papuapos Nabire, Senin (15/6/2020) di ruang kerjanya menjelaskan, instruksi bagi Kepsek dan dewan guru untuk kembali membuka sekolah yang dimulai pada tanggal 4 Juni 2020 itu boleh ada.

Akan tetapi, bagi murid sampai saat ini tidak ada instruski maupun penyampaian apapun dari pemerintah soal pembukaan sekolah dan proses KBM dapat dimulai, sehingga dengan berkembangnya isu tersebut sesungguhnya tidak benar dan yang benar Kepsek dan dewan guru yang boleh masuk sekolah guna menyelesaikan tugas akhir dan awal tahun pelajaran.

Sebab selama dikeluarkan instruksi Kepsek dan dewan guru yang diperbolehkan masuk sekolah, selaku kepala dinas bersama para pengawas tidak tinggal diam, namun selalu melakukan monitoring langsung ke semua sekolah guna melihat dari dekat kehadiran Kepsek dan dewan guru dalam melaksanakan tugasnya.

Selain menyelesaikan tugas–tugas akhir dan tugas awal tahun pelajaran, Kepsek dan dewan guru juga diminta untuk melaksanakan kegiatan pembersihan di halaman dan ruangan–ruangan kelas agar sekolah tetap terjaga kebersihan dan kerapiannya.

Selama Kepsek dan dewan guru masuk sekolah diwajibkan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan saat berada di sekolah, dengan cara memakai marker dan juga selalu mencuci tangan dengan menggunakan sabun serta selalu menjaga jarak dan sentuhan badan atau salaman.(des)