NABIRE - Semua kepala sekolah (Kepsek) di jenjang satuan pendidikan dari TK, SD, SMP, SMA dan SMK diminta gelar Evaluasi Diri Sekolah (EDS) bersama seluruh dewan guru. Sehingga tidak terkesan hanya melaksanakan rapat pembagian jadwal pelajaran saja di masing-masing kelas pada akhir dan awal tahun pelajaran di setiap tahun berjalan.

Tetapi dengan adanya EDS di setiap bulan atau dua bulan sekali ini, guna meningkatkan kedisiplinan guru sebagai pelayan di sekolah kepada semua murid. Sehingga tidak terkesan ada guru yang malas masuk kelas dan ada yang rajin masuk kelas.  Karena guru tidak serta merta hanya mengajar atau berdiri di depan kelas saja.

“Selaku kepala dinas ingin agar semua kepsek terbuka agar pelaksanaan belajar tetap jalan. Tetapi tugas guru itu sejak pagi hari hingga pulang sekolah, sehingga dengan kegiatan EDS masing–masing kepala sekolah dan dewan guru bisa secara lansung dapat mengevaluasi diri secara internal di sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd, M.Pd kepada Papuapos Nabire, Kamis (23/9/21).

Kata dia, tugas guru menjadikan orang yang tidak bisa menjadi bisa.  Sehingga tugas itu harus dijalankan dengan ketulusan hati dan hasil dari guru akan terlihat di masa yang akan datang.

Maka guru harus merasa terpanggil dan melayani dengan tulus hati bagi semua peserta didik. Dengan demikian EDS merupakan kunci sukses membangun dunia pendidikan di masing-masing stuan pendidikan. (des)