NABIRE - Bertempat di aula Maranatha Malompo, Sabtu (25/01) pukul 10.00 WIT, Kerukunan Keluarga Batak Nabire (KKBN) menggelar Perayaan Lepas Sambut Tahun 2019/2020 atau dikenal dengan sebutan ‘Pesta Bona Taon’ dan Pesta Budaya Batak. Turut hadir, Bupati Kabupaten Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP diwakili Plt Sekda Kabupaten Nabire Daniel Maipon, S.STP, Kapolres Nabire AKBP. Sonny M. Nugroho Tampubolon, S.IK., Ketua Kerukunan Keluarga Batak Nabire K. Siagian., Ketua Panitia Perayaan Natal dan Tutup Buka Tahun 2019/2020 KKBN A.L. Sinaga, S.Pd.,M.Pd, penasehat KKBN serta undangan yang hadir dan seluruh warga Batak yang ada di Nabire. Perayaan lepas sambut tahun 2019/2020 atau dikenal dengan sebutan/bahasa batak ‘Pesta Bona Taon’ juga diwarnai dengan Pesta Budaya Batak yang diisi dengan Tari Tor-tor mulai dari tingkat kalangan anak TK, SD, SMP, SMA dan anak muda Batak (Naposo bulung), serta tari Tor-tor dari masing-masing Toga atau kumpulan marga (Puak) yang bernaung dalam organisasi KKBN. Perayaan Pesta Bona Taon diawali dengan Ibadah Pengucapan Syukur Tutup Buka Tahun 2019/2020 Kerukunan Keluarga Batak Nabire (KKBN) dengan pelayan firman, Pendeta K. Sitinjak Waibusi, S.Th.Pesta Bona Taon KKBN semakin meriah, karena dihibur oleh artis Batak yakni Anju Trio dari Jakarta serta pemain musik (pargondang) dari Jayapura. Bukan hanya itu, warga batak yang ada di Nabire juga ikut ambil bagian dalam perayaan Pesta Bona Taon kali ini dengan ikut meramaikan dan mensukseskan Pesta Bona Taon dengan ‘Manortor’ bersama semua warga batak melalui masing-masing Toga atau Kumpulan Marga. Sementara itu, Ketua Kerukunan Keluarga Batak Nabire, K. Siagian dalam sambutannya mengatakan, Pesta Bona Taon Kerukunan Keluarga Batak Nabire (KKBN) selain bertujuan untuk mengucap syukur atas perlindungan dan penyertaan Tuhan selama tahun 2019, hal ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar warga KKBN dan juga terhadap warga masyarakat Nabire. Tetapi yang terpenting dan utama adalah sebagai wujud pelestarian budaya dan adat-istiadat suku Batak di Nabire melalui tarian Tor-tor yang dibawakan oleh anak-anak maupun Perkumpulan Toga-toga atau Marga yang bernanug dalam organisasi Kerukunan Keluarga Batak Nabire. ”Walaupun kita berada di perantauan, tetapi tradisi budaya dan adat-istiadat suku batak itu tidak boleh kita tinggalkan. Karena itu adalah sebauah kekayaan adat yang luar biasa di kalangan suku batak terlebih khusus di wilayah NKRI. Walaupun, berbeda-beda suku dan adat istiadat di Nusantara ini, tetapi kita tetap satu dalam bingkai NKRI, yakni Bhineka Tunggal IKa,” ujar Siagian. Dirinya mengakui bahwa, warga suku batak yang ada di Nabire yang berjumlah ribuan jiwa, merupakan sebuah keluarga besar yang mempunyai sebuah tantangan tersendiri bagi Ketua KKBN untuk merangkul dan menjaga kesoliditan diantara warga KKBN. Menurutnya, berbeda pendapat atau persepsi di kalangan suku batak itu merupakan hal yang biasa, karena orang batak dikenal dengan orang yang mempunyai tingkat argumentasi yang tinggi. Tetapi, dirinya yakin dan percaya orang batak tetap satu persepsi dalam memajukan dan melestarikan budaya batak. Dirinya berharap, kepada semua warga KKBN untuk bersama-sama menjaga organisasi KKBN dengan ikut berpartisipasi aktif, baik dalam setiap kegiatan sosial masyarakat, maupun dalam setiap kegiatan yang berada dalam program-program organisasi KKBN. “Sebenarnya saya sejak menjadi ketua kerukunan sudah berpikir bagaimana membuat semua warga KKBN untuk bisa kompak dan solid, ini yang sampai sekarang yang agak susah saya lihat. Saya sudah memberikan apa yang harus saya lakukan sebagai pemimpin organisasi, tetapi masih ada juga yang mungkin belum satu persepsi, padahal tujuan organisasi ini didirikan adalah asas bersama-sama bukan sendiri-sendiri. Tetapi, saya yakin pasti akan ada perubahan di KKBN di tahun 2020, inilah impian saya kepada semua orang batak yang ada di Nabire,” tuturnya.             Sementara itu Ketua Panitia Natal dan Tutup Buka Tahun 2019/2020 Kerukunan Keluarga Batak Nabire (KKBN) A.L. Sinaga, S.Pd.,M.Pd mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kabupaten Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP, Kapolres Nabire, Bupati Deiyai dan sejumlah donatur serta anggota KKBN yang telah memberikan dukungan dan ikut berpartisipasi dalam mensukseskan Pesta Bona Taon dan Pesta Budaya Batak tahun 2020.      Kata Sinaga, tanpa adanya dukungan dari pihak-pihak yang berkompeten dan juga anggota KKBN, tentunya Pesta Bona Taon dan Pesta Budaya Batak tahun 2020 tidak bisa terlaksana dengan sukses dan meriah. Panitia mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu, tetapi kiranya Tuhan Yesus Kristus yang akan membalas dan memberikan berlipat ganda kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi dan mensukseskan Pesta Bona Taon dan Pesta Budaya Batak KKBN tahun 2020.(cad)