NABIRE - Saat menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Koperasi Mandiri Maju Sejahtera, Rabu (16/12), Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Nabire Viktor Tebai, S.Sos.,MAP mengatakan, Koperasi Mandiri Maju Sejahtera patut menjadi contoh bagi koperasi lain.

Hal ini dikatakan Tebai berdasarkan data lembaga koperasi di Kabupaten Nabire berjumlah 360 lembaga, namun dari jumlah itu ada 240 lembaga yang didirikan oleh Orang Asli Papua (OAP) dapat dikatakan tidak aktif.

  Sementara yang aktif cuma berjumlah 120 lembaga dan itupun dapat dikatakan kurang aktif dan yang benar–benar berjalan aktif hingga saat ini hanya 32 lembaga koperasi termasuk Koperasi Mandiri Maju Sejahtera  yang dikatakan bisa melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan bisa membuat laporan Sisa Hasil Usaha (SHU) bagi anggota.

Untuk itu, sebagai lembaga koperasi yang sehat atau terbuka bagi anggota serta mempunyai penataan laporan adminitrasi yang lengkap dan bisa dipertanggungjawabkan kepada semua anggota, maka sangat pantas Koperasi Mandiri Maju Sejahtera menjadi contoh bagi koperasi lain.

Sebab, baru berusia 4 tahun, kini jumlah anggota Koperasi Mandiri Sejahtera sudah berjumlah 277 orang anggota dan memiliki SHU hingga bulan Agustus 2020 sebesar Rp.98.840.709.

Hal ini tentunya dapat mengembirakan kita semua akan tetapi lebih khusus bagi 277 anggota Koperasi Mandiri Maju Sejahtera, sehingga dengan kemajuan yang ada diharapkan untuk terus ditingkatkan agar lebih baik di masa–masa yang akan datang.(des)