Marselus Kotouki Terpilih Sebagai Ketua Dewan Paroki ST. Yosep Nabar
NABIRE - Bertempat di aula Paroki Santo Yosep Nabire Barat, Minggu (26/1), pewarta Kaladiri II selaku Prodiakon kemarin terpilih sebagai Ked
Bagikan
NABIRE - Bertempat di aula Paroki Santo Yosep Nabire Barat, Minggu (26/1), pewarta Kaladiri II selaku Prodiakon kemarin terpilih sebagai Kedua Dewan Paroki Nabire Barat Keuskupan Timika Kotouki Tuhan mau harus menjadi dewan Paroki Tuhan belum tunjuk sebagai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai lagi. Maka, Tuhan punya rencana Marselus itu menjadi dewan Paroki untuk gereja dan untuk melayani umat Tuhan di Paroki Santo Yosep Nabar bukan dewan anggota legislatif Kabupaten Dogiyai lagi, karena Marselus Tuhan pakai untuk melayani pelayanan umat Tuhan yang terbelakang, terlupakan, tersisikan, tertindis, tertutup dalam berbagai bidang yang sudah menyalami terutama disisi pelayanan kunjungan umat jauh dengan gereja. Tata cara pemilihan Ketua Dewan Paroki Santo Yosep Nabar yang dilaksanakan itu diawali dengan dua Minggu sebelumnya akan dibentuk badan formatur ketua, wakil ketua, sekretaris dan anggota mereka bekerja selama dua minggu pencalonan dewan Paroki dimaksud akhirnya pihak badan formatur mereka bekerja keras hingga melalui mereka Tuhan ditunjuk dan terpilih sebagai Dewan Paroki ini akan disaksikan oleh Pastor Paroki setempat itu. Selanjutnya, ketua II, III, sekretaris, bendahara dan komisi atau seksi bawahnya akan disusun mulai hari Senin (27/1), ketua bersama Pastor Paroki agar struktur organisasi Paroki cepat selesai dan dapat diketahui oleh umat secepatnya. Sebab, umat Tuhan ini mereka merindukan pelayanan berkunjung duduk bersama dengan mereka. Itulah pelayanan yang serius dan benar-benar dijalankan oleh petugas gereja kepada umatnya bukan tanpa berkunjung lalu datang-datang paksa setiap hari minggu umumkan pengumuman saja itu kurang baik sehingga badan penggurus gereja mulai dari dewan paroki, pewarta, ketua wilayah, stasi, ketua kring dan dibawahnya punya tugas itu berat untuk mengunjungi umat. Mengapa, kata Pastor, demikian kalian adalah pewaris pelayanan kepada umat itu salah satu nilai positif yang baik dan benar yang dilakukan oleh misionaris dahulu atau pewarta-pewarta lama yang dilaksanakan tugas semangat mereka tak henti-hentinya itu yang dilaksanakan karena umat Tuhan mereka butuh pelayanan yang serius. “Bukan taruh nama saja lalu tidak melaksanakan tugasnya, inilah yang iman umat dan gereja kita tidak berkembang,” pungkasnya.(modes)
Bagikan artikel ini



