Musrenbang Pernah Ajukan Normalisasi Kali Yaro
NABIRE - Kadistrik Yaro, Nicolaus Kegiye, dengan nada kesal menyampaikan setiap tahun Musrenbang di Kabupaten Nabire, pihaknya usulkan satu
NABIRE - Kadistrik Yaro, Nicolaus Kegiye, dengan nada kesal menyampaikan setiap tahun Musrenbang di Kabupaten Nabire, pihaknya usulkan satu program kegiatan normalisasi Kali Yaro dari Kampung Ororodo, Parouto, Bomopai, Yaro Makmur, Jayamukti sampai ke Wanggar Pantai. Tetapi pemerintah Kabupaten Nabire tidak menganggarkan dana dari tahun 2015 sampai kini.
Dikatakan Nicolaus di SP 2 Nabire Barat, Rabu (14/9/21), secara khusus pihaknya juga pernah bicara dengan Bupati Nabire, Bappeda, PU, BPBD, dan Sekda. Tetapi tidak dijawab usulan program kegiatan normalisasi Kali Yaro yang diajukannya setiap tahun.
“Program normalisasi Kali Yaro yang saya usul itu belum dijawab dianggarkan dana hingga terjadi musibah banjir tahunan Kali Yaro,” tuturnya.
Pihaknya juga tidak mengetahui memang kegiatan semacam itu, pemerintah daerah bersama dinas-dinas terkait itu punya kepedulian terhadap warga masyarakat di kampung-kampung atau belum. Karena hingga kini pemerintah Kabupaten Nabire belum perhatian serius program kegiatan dari masyarakat kampung.
“Kami selaku kepala wilayah selalu ajukan tapi ujungnya tidak diakomodir usulan kami hingga terjadi musibah bencana alam yang memakan korban harta benda warga masyarakat Distrik Yaro,” tuturnya.
Kata dia, jika pemerintah Kabupaten Nabire, Bupati Nabire serta dinas-dinas terkait dari dulu dianggarkan dana itu, dirinya selaku kepala wilayah punya tugas mengawasi, mengontrol mengerjakan pekerjaan normalisasi Kali Yaro mulai dari Kampung Ororodo sampai Wanggar Pantai.
Diharapkan kepada bupati devinitif untuk perhatian masyarakat kampung-kampung yang benar-benar membutuhkan fasilitas kepentingan umum. Seperti yang disampaikan kepala wilayah. (modes)
Bagikan artikel ini



