Pagar Menjadi Kunci Utama Pengamanan Aset Sekolah
NABIRE - Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Wanggar Eko Suprapto Hadiyono, S,Pd secara tegas mengatakan, pagar menjadi kunci uta
NABIRE - Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Wanggar Eko Suprapto Hadiyono, S,Pd secara tegas mengatakan, pagar menjadi kunci utama pengamanan aset pendidikan yang ada di sekolah.
Namun faktanya SMPN 1 Wanggar yang dibangun semenjak tahun 1985 hingga saat ini belum juga mendapatkan perhatian dari pagar hingga perehapan sejumlah ruangan.
Dimana dengan tidak tersedianya pagar di bagian samping kiri dan kanan serta bagian belakang membuat sejumlah aset pendidikan di SMPN 1 Wanggar hilang terus diambil oknum tidak dikenal.
Meskipun pihak sekolah terus melakukan dan membuat pagar dengan atap daun senk, namun hal itu cuma bertahan dalam satu minggu, minggu berikutnya dicek pasti sudah jebol atau dirusak lagi.
Dikatakan Kepala SMPN 1 Wanggar Eko Suprapto Hadiyono kepada Papuapos Nabire pekan lalu, seluruh ruangan kelas maupun kantor dan fasilitas lain dibangun semenjak tahun 1985 lalu.
Dan hanya dibangun pagar di bagian depan, sementara di bagian kiri, kanan dan belakang tidak ada pagar, sehingga memberikan kemudahan bagi oknum tak bertanggung jawab untuk mengambil aset sekolah.
Bukan saja oknum tak bertanggung jawab itu mengambil komputer dan laktop, tetapi juga Dap Air dan juga alat–alat olahraga dan juga atribut sekolah lainnya.
Sehingga untuk saat ini SMPN 1 Wanggar membutuhkan pembangunan pagar di bagian kiri dan kanan serta bagian belakang serta adanya rehabilitas sejumlah Ruangan Kelas (RK) yang kini termakan usia dan mengalami kerusakan fatal.
Lantaran kerusakan dari seluruh ruangan kelas atau bangunan milik SMPN 1 Wanggar ini, bukan pada atap senk dan plafon saja, akan tetapi pada bagian lantai hingga rabat.(des)
Bagikan artikel ini



