NABIRE - Bersama anggota DRPD Kabupaten Nabire, Katherin Maruanaya, Kepala SMA Negeri 3 Nabire melakukan doa bersama sebelum memasuki ruangan Ujian Sekolah (US) bagi 259 murid kelas III dan Ujian Tengah Semester (UTS) bagi murid kelas I dan II. Dimana, US bagi 259 murid kelas III dan UTS bagi murid kelas I dan kelas II ini akan berlangsung selama satu minggu, sehingga pada waktunya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), semua guru diberikan tugas untuk mengawasi jalannya ujian akhir tersebut. Dan pada ujian kali ini ke259 murid SMAN 3 Nabire menggunakan sistim CBT, karena dengan menggunakan sistim ini sangat adanya penghematan baik itu kertas maupun keperluan lainnya bagi pihak sekolah dan juga peserta ujian. Demikian dikatakan Kepala SMAN 3 Nabire Titis Sulistiowati, S.Pd kepada Papuapos Nabire, Senin (9/3) di ruang kejanya seraya menambahkan, selama US dan UTS berlangsung satu minggu pasti semua guru akan bertugas sebagai pengawas ruangan ujian. Dan dengan hadirnya wakil rakyat atau anggota DPRD dan juga Kepala Dinas Pendidikan Nabire bersama para pengawas, sesungguhnya memberikan motivasi dan juga melihat dari dekat sistim ujian yang tidak lagi mengeluarkan banyak biaya selama US berlangsung. Karena belum lama ini melalui Kementerian Pendidikan Nasional RI, telah diberikan bantuan CBT Samsung A sebanyak 240 unit dan alat bantuan tersebut langsung digunakan oleh para peserta US sebagai bentuk penggunaan peralatan modern di era zaman digital ini. Dan penggunaan alat CBT Samsung A ini guna mendekatkan anak pada dunia komputer agar pada saat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) nanti anak tidak lagi merasa ragu, karena UNBK semuanya menggunakan ketentuan waktu.(des)