Panitia HPSN Bahas Jadwal Kegiatan
NABIRE – Panitia Penyelenggara Hari Peduli Sampah Nasional (HPN) tingkat Provinsi Papua dan Kabupaten Nabire menggelar rapat untuk membahas persiapan dipimpin Ketua Panitia, Onesimus Bonay di Ruang Pertemuan Kantor Cabang Dinas Kehutanan (KCDK) Nabire, Rabu (9/2) pagi. Peringatan HPSN tingkat Provinsi Papua akan dipusatkan di kota ini bersama dengan peringatan HPSN tingkat Kabupaten Nabire.

NABIRE – Panitia Penyelenggara Hari Peduli Sampah Nasional (HPN) tingkat Provinsi Papua dan Kabupaten Nabire menggelar rapat untuk membahas persiapan dipimpin Ketua Panitia, Onesimus Bonay di Ruang Pertemuan Kantor Cabang Dinas Kehutanan (KCDK) Nabire, Rabu (9/2) pagi. Peringatan HPSN tingkat Provinsi Papua akan dipusatkan di kota ini bersama dengan peringatan HPSN tingkat Kabupaten Nabire.
Ketua Panitia HPSN Kabupaten Nabire, Onesimus Bonay dalam rapat panitia mengatakan, kegiatan menjelang puncak peringatan akan dimulai sejak 21 Februari mendatang, karena puncak peringtatannya akan dilaksanakan 24 Februari mendatang.
Bonay merinci beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan panitia sesuai arahan kegiatan dari Provinsi Papua, selama menjelang puncak peringatamn HPSN akan dilaksanakan lomba keindahan dan kebersihan sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA sederajat, Eco Office, pengebrekan sampah dan penanaman bibit pohon di titik pantau Adipura serta penyampaian informasi lewat di gereja, masjid dan tempat ibadah lainnya serta himbauan pemerintah melalui Langen Suara lewat RRI (radio).
Oleh sebab itu, Ketua Panitia meminta kepada setiap anggota panitia yang ditunjuk agar mempersiapkan kegiatan yang mendukung terlaksanakannya peringatan HPSN tingkat provinsi yang akan dilaksanakan di Nabire.
Dalam rapat, sesuai petunjuk provinsi, lomba keindahan dan keberisihan sekolah akan diikuti oleh sekolah-sekolah di Distrik Nabire, Distrik Nabire Barat dan Distrik Teluk Kimi. Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire diminta untuk menyiapkan sekolah-sekolah di daerah ini untuk mengikuti lomba keindahan dan kebersihan sekolah akan dinilai juri dari Provinsi Papua.
Menyangkut keterlibatan gereja, masjid dan tempat ibadah lainnya dalam sosialisasi peduli sampah di daerah ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire, Onesimus Bonay yang juga Ketua HPSN meminta melibat jemaat dari tempat-tempat yang ada di depan jalan agar terlibat bersama sekolah di sekitarnya untuk menjaga kebersihan di jalan depannya. Misalnya di Jln Kusuma Bangsa, Jemaat Tabernakel melibatkan diri Bersama sekolah sepanjang jalan Kusuma Bangsa untuk memperhatikan kebersihan sepanjang jalan tersebut.
Disamping itu, menyambung pesan Bupati Nabire, Mesak Magai, Ketua Panitia, Onesinus Bonay meminta di dalam kegiatan panitia dalam rangka persiapan menuju Nabire Go Adipura agar melibatkan komponen-komponen masyarajat yang selama ini memperhatikan kebersihan kota Nabire seperti Kelompok Ice, dan Kopena.
Sementara itu, peserta rapat, Lukas Muyapa, mempertanyakan keterlibatan Lurah dan Kepala Kampung bersama aparatnya di dalam urusan memperhatikan kebersihan di tingkat masyarakat. Karena masalah sampah ini lebih ada di tengah masyarakat.
Oleh sebab itu, Lukas Muyapa meminta panitia untuk melibatkan lurah dan kepala kampung dalam hal penanganan masalah sampah di kota ini.
Sesuai pantauan media, Panitia kurang memperhatikan keterlibatan warga masyarakat dalam kampanye peduli sampah, termasuk kepala distrik, lurah dan kepala kampung yang bersentuhan langsung dengan warga kota Nabire. Padahal dalam acara tersebut terdapat agenda penanaman pohon di titik pantau Adipura sebagai simbol kota bersih. Nabire bisa meraih Adipura ketika didukung secara nyata oleh warga. Dan gelaran HPSN tahun ini di Nabire sebagai awal dimulainya Nabire Go Adipura. (ans)
Bagikan artikel ini



