NABIRE -  Di sela-sela memberikan Kursus Evacelisasi Pribadi (KEP), paroki kita disini umat Paroki Santo Yosep Nabar krisis iman, bukan krisis barang atau kekayaan. Semua kaya mengapa dikatakan kaya, karena semua umat punya kebun dan tiap hari selalu berjualan di pasar hasil kebunnya sendiri, berarti Tuhan memberikan talenta, disitu hingga dikatakan kaya.Demikian diungkap Pastor Paroki Santo Yosep Nabire Baarat Pastor Injonito Gerry Da Krus SCH. P, di tengah kegiatan KEP, yang disebut pengenalan iman yang dilaksanakan Minggu (12 /5) bertempat di aula Paroki Santo Yosep Nabar sekitar pukul 14.30 WIT hingga selesai. Kata Pastor Paroki Santo Yosep Nabar, umat kita krisis iman dan moral, hingga tugas kita adalah memberikan pelayanan sabda Allah itu dengan serius kepada umat, dimana ketua dan para pewarta melayani umat di tempat itu layani, bukan di gereja saja akan tetapi kunjungi umat di rumah ke rumah untuk melihat umat itu secara dekat, karena disitu ada keharmonisan, keamaan, ketentraman dan lain sebagainya.Pastor menambahkan, jadi KEP hingga bantuan yang ada ini kepada komisi kesehatan sebagai bentuk kepedulian, bahwa kita membangun satu gereja kerjasama khususnya kepedulian kita kepada anak-anak yang ada di masing-masing kring dibawah Paroki.“Yesus tidak mewartakan Sabda Allah di gereja saja, akan tetapi Yesus mewartakan Sabda Allah sebelum mewartakan Firman Tuhan kepada umat itu Yesus mengunjungi dan cari umat dimana-mana mereka tinggal dan berada sehingga hal ini kita juga laksanakan amanah Tuhan yang diberikan kepada kita,” ajaknya.Selanjutnya, menguatkan iman anak dari sejak usia dini ini tanggung jawab kita semua, karena kita sebagai orang tua atau wali orang tua yang berperan aktif dalam membesarkan anak menjadi manusia yang bermoral, baik ajakan untuk berdoa didalam keluarga sebelum makan bersama dalam satu keluarga agar suatu ketika ia menjadi besar dapat terbiasa. Ajakan anak mulai dari sejak usia dini.“Tugas orang tua adalah cara bagaimana supaya anak-anak ini menjadi manusia yang mulia, para orang tua berpikir dan kerja mulai dari sekarang agar begitu ketika anak tersebut dewasa, maka orang tua tidak mengalami kesulitan dalam segala hal dalam mendidik anak,” pungkasnya. (modes)