NABIRE – Semangat menyambut Hari Raya Natal 2026 dan Tahun Baru (Nataru) 2027 di Gereja Katolik Santo Antonius Padua, Bumiwonorejo, Kabupaten Nabire, mulai bergelora.

Pada perayaan Misa Kudus Hari Minggu,(25/10/26) Pastor Oktovianus secara resmi melantik dan mengesahkan Panitia Nataru melalui pembacaan Surat Keputusan (SK) Kepastoran.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat saat seluruh jemaat yang terpilih mengucapkan janji untuk melaksanakan tugas pelayanan dengan sebaik-baiknya.

Suasana semakin sakral ketika Pastor Oktovianus memberikan percikan air suci sebagai berkat peneguhan bagi para panitia dalam mengemban tugas mulia ini.

Pelantikan ini terasa kian bermakna lewat untaian khotbah mendalam yang disampaikan oleh Pastor Oktovianus. Bersandar pada bacaan suci Injil Matius 22:37-40, ia mengingatkan seluruh umat tentang perintah Yesus yang paling utama: mengasihi Allah dan sesama manusia dengan segenap hati, jiwa, dan akal budi.

“Ini bukan sekadar hukum biasa, melainkan hukum yang terutama dan pertama. Tanpa didasari kasih, segala motivasi dan kebaikan kita di hadapan Tuhan akan menjadi sia-sia. Kita tidak boleh terjebak dalam tindakan yang kosong tanpa makna,” tegas Pastor Oktovianus dalam renungannya.

Ia menggarisbawahi bahwa kasih sejati adalah kasih yang tulus, murni dan bergerak tanpa pamrih atau motivasi tersembunyi.

Dalam khotbahnya, Pastor Oktovianus juga menyoroti realitas sosial yang memprihatinkan sebagai contoh runtuhnya nilai kasih di tengah masyarakat. Ia menyentil fenomena maraknya perceraian karena janji nikah yang diabaikan, isu korupsi bantuan bencana alam yang terjadi di NTT, hingga operasional perusahaan-perusahaan di Tanah Papua yang kerap mengabaikan keadilan serta kebenaran demi keuntungan semata.

“Injil hari ini mengajak kita semua untuk beriman secara komprehensif, total, dan menyeluruh. Mengasihi Allah dan sesama harus terealisasi secara nyata. Sangat ironis jika kita mengaku beriman, tetapi masih ada pertengkaran dan keonaran di dalam keluarga, lingkungan, maupun masyarakat,” lanjutnya.

Di akhir renungannya, Pastor Oktovianus berpesan agar momen Natal dan Tahun Baru ini menjadi ajang pembuktian karakteristik murid Yesus yang sesungguhnya—yaitu mereka yang hidup berdasarkan cinta kasih.

Umat diimbau untuk menjadi pembawa damai yang berani mengucap syukur dalam segala situasi, sehingga hati mereka senantiasa dijiwai oleh rasa saling menghargai dan kasih yang tulus. Dengan dilantiknya panitia baru ini, Gereja St. Antonius Padua Bumiwonorejo siap melangkah bersama membawa sukacita Natal bagi sesama. (don)