NABIRE – Jumlah pelanggar saat dihelatnya Operasi (Ops) Patuh Matoa tahun 2020, yang dimulai 23 Juli hingga 5 Agustus 2020 kemarin, khususnya di wilayah hukum Polres Nabire mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. 

Tahun 2020, yang merupakan atau walaupun masuk tahun pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), jumlah kasus pelanggaran Lalu Lintas (Lantas) tercatat sebanyak 226 pelanggar, yang didominasi kendaraan roda 2 alias motor.

Kapolres Nabire, AKBP Sonny M. Nugroho T, S.IK, diwakili Kasat Lantas Polres Nabire AKP Hendra Krisnawan, SH,S.IK, ketika dikonfirmasi Kamis siang kemarin menjelaskan, untuk jumlah pelanggar yang terjaring razia pada Ops Patuh Matoa tahun sebanyak 226 Ranmor.

Dari jumlah tersebut, sampai pada hari terakhir Rabu kemarin banyak kendaraan bermotor R2, Roda empat ada namun sangat minim sekali. 

Menjawab pertanyaan media ini dibanding tahun sebelumnya, tahun 2019 jelas Kasat Lantas Hendra Krisnawan, untuk hasil Ops Patuh Matoa tahun lalu sebanyak 71 tilang dan teguran 140. 

Selain itu, di tahun 2019 itu jumlah Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) sebanyak 2 kali dan Dikmas sebanyak 12 kali.

Artinya, terang Kasat AKP (senior) Hendra, dibanding tahun ini mengalami peningkatan disisi pelanggaran, namun untuk Laka menurun.

Akhir-akhir ini, imbuh Kasat Lantas Polres Nabire, bila dibandingkan sebelum pelaksanaan Ops Patuh Matoa kali ini jumlah Lakalantas di Wilkum Nabire terhitung dalam sepekan mencapai 4 kasus, namun ketika dilaksanakan Ops Patuh Matoa 2020 mengalami penurunan.(wan)