NABIRE – Pembangunan pagar keliling Sekolah Dasar (SD) Inpres Kampung Diyeugi, sudah selesai. Sekarang membutuhkan renovasi pembangunan gedung SD Inpres Diyeugi serta membangun perumahan guru. Agar guru yang bertugas bisa mengajar dengan semangat dan betah berada di tempat tugas.

Hal ini disampaikan Kepsek SD Inpres Diyeugi, Sebastianus Pugiye, S.Pd, Senin (26/4/21) malam pukul 10.30 WIT lewat telepon seluler kepada Papuapos Nabire.

Dikatakan Kepsek Sebastianus Pugiye, gedung sekolah SD Inpres Diyeugi sangat tidak layak. Baik utu ruangan kelas maupun ruang guru. Sehingga pemerintah Kabupaten Dogiyai diharapkan untuk secepatnya membangun gedung sekolah yang layak. Dilengkapi dengan prabot sekolah serta perumahan guru. 

Lebih lanjut dikatakan, di dalam ruangan kelas maupun ruang guru sedang mengalami kesulitan dengan prabot sekolah sarana prasarana yang tidak memadai. Diharapkan kepada pemerintah Kabupaten Dogiyai agar melihat hal ini dengan serius. Supaya kedepan guru yang bertugas di sana serta para muridnya tidak mengalami kesulitan.

“Supaya guru memberikan ilmu pengetahuan kepada anak-anak didiknya dan juga para murid ilmu pengetahuan yang diberikan oleh guru bisa diterima dengan baik. Sebab harus dapat membangun gedung sekolah yang layak dipakai. Karena anak didik mendapat pendidikan yang baik dan benar itulah yang diharapkan kita semua,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, solusi yang terbaik untuk anak-anak didik mau membuahkan hasil yang terbaik, pemerintah Kabupaten Dogiyai melihat dengan dedikasi yang positif. Dibutuhkan harapan yang disampaikan supaya kedepan kegiatan belajar mengajar tatap muka secara langsung di kelas yang dapat berjalan tertib, terarah dan terukur.

Untuk itu, pemerintah Kabupaten Dogiya dalam hal ini Bupati dan Dinas Pendidikan Kabupaten Dogiyai saling bahu membahu membangun gedung sekolah dan perumahan guru. Agar membuat dunia pendidikan semakin maju dan bukan mengalami kemunduran. Sehingga diharapkan adanya dukungan dari pemerintah daerah untuk memberikan alternatif yang baik. Agar anak didik juga tetap belajar di sekolah dengan tertib bersama guru.

Oleh sebab itu, katanya, Bupati Dogiyai selaku kepala daerah diharapkan memperhatikan tuntutan ini. Untuk segera mengambil kebijakan membangun gedung sekolah dan perumahan guru. Kesulitan tempat tinggal perlindungan mereka harus dipenuhi atau diprioritaskan dengan jangka waktu yang cepat. (modes)