Pendampingan Anak di Rumah, Orang Tua Jadi Guru
NABIRE - Menindaklanjuti surat edaran rapat kedua antara sekolah dan orang tua dalam rangka pendampingan dan pembimbingan pendidikan anak me
NABIRE - Menindaklanjuti surat edaran rapat kedua antara sekolah dan orang tua dalam rangka pendampingan dan pembimbingan pendidikan anak menuju Gerbang Emas, dilaksanakan rapat bersama Sabtu (5/9), di aula Tk St. Antonius Bumiwonorejo Nabire.
Rapat digelar terkait dengan surat edaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire tentang libur dan pembelajaran di masa Covid-19 pendampingan anak di rumah orang tua sebagai guru di rumah.
Disampaikan Kepsek TK Santo Antonius, Petrus Tekege, SH, MH, sesuai dengan surat edaran kepala dinas kita berkumpul membicarakan bersama tiga agenda.
Masa Covid-19, data Dapodik murid dan proses belajar anak di rumah dimasa Covid-19.
Dikatakan Petrus Tekege, masalah Covid-19 di Kabupaten Nabire, orang kenah positif sangat tinggi sehingga sesuai dengan surat edaran kepala dinas proses belajar mengajar anak di sekolah di masa Covid-19 sementara anak diliburkan belajar di rumah bersama dengan orang tua sebagai guru.
Lanjùt Petrus, yang kedua berkaitan dengan data Dapodik bagi anak-anak data formulir atau berkas yang dikumpul beberapa anak yang belum lengkap datanya dan itu diharapkan segera urus cepat karena akan sinkronisasi dapodik.
Kalau tahun-tahun lalu itu SD sendiri dan SMP, SMA/SMK Mts tersendiri sistim yang disediakan dari pusat servernya.
Tapi sekarang sudah disatukan dalam satu server satu sistim jangka waktu yang ditentukan pun sama.
Jadi sekolah yang terlambat kirim data dapodik itu selanjutnya mengalami kesulitan bagi pihak sekolah dan korban bagi anak-anak.
Karena data dapodik dari sekolah di tingkat Paud/TK itu akan berpengaruh.
Sehingga anak-anak kita mereka tidak bisa lanjut sekolah.
“Jadi tanggung jawab kita orang tua agar anak-anak kita kedepan mereka begitu masuk sekolah SD, dan selanjutnya mereka tidak mengalami kesulitan dan kita sebagai orang tua juga tidak terjadi repot,” ujarnya.
Ditambahkan berkaitan dengan proses belajar mengajar di masa Covid-19 sekolah diliburkan bagi anak-anak jadi sebagai orang tua bisa datang ambil soal disekolah dan kita belajar lewat HP hingga saat anak belajar orang tua sebagai guru mendampingi anak dan guru-guru pun akan mengontrol lewat Hp.
“Jadi kesepakatan kita bersama pada hari mulai hari Senin tanggal 7 September 2020 selanjutnya anak belajar di rumah jadi hubungan komunikasi guru dengan orang tua kita tingkatkan agar anak-anak kita waktu jam belajar di rumah mereka bisa belajar dengan baik dan tenang didampingan orang tua sebagai guru di rumah," pungkasnya. (modes)
Bagikan artikel ini



