NABIRE - Penutupan misa bulan doa Rosarion, pesan Pastor bahwa anak-anak siang malam untuk mengajak bapak dan mama mulai berdoa, jadi setiap hari harus berdoa, berdoa itu bersama dengan kita setiap hari makan kalau kita makan dapat sehat, kalau kita berdoa juga kita punya jiwa dapat sehat hingga pulang kasih tau bapak dan mama di rumah kita harus berdoa supaya kita punya jiwa dan roh itu sehat.

Sebelum perayaan misa penutupan bulan doa Rosario diawali dengan berdoa rosario yang dipandu oleh petugas yang dipercayakan dengan penuh sejenak hati untuk memandunya. 

Demikian disampaikan Pastor Paroki Santo Yosep Nabire Barat Pastor Injonito Gerry Da Krus, S.CH.P, di sela-sela kegiatan OMK, Misdinar dan Sekami Paroki Santo Yosep Nabar yang diselenggarakan 29 Oktober 2020 bertempat di Goa Maria Yaro I.

Mengawali perayaan misa membuka kata pengantar Pastor Gerry menyampaikan kembang-kembang mawar itu, dia petik mawar dia sembayang pada tanggal 30 Oktober akhirnya, lima peristiwa Bunda Maria itu, makanya Bunda Maria lebih dekat dengan Ratu Rosario atau Rosariotika jadi doa Rosario itu harus didoakan setiap hari.

Misa penutupan bulan doa rosarion akan dipimpin oleh Pastor mengawali dengan lagu pembukaan yang dipandu oleh petugas yang dipercayakan.

Pastor Gerry dalam kotbahnya mengatakan kalian punya tugas adalah harus jadi pewarta dalam rumah ajak bapak, mama, ade dan kakak berdoa bersama setiap hari kalau bapak dan mama malas berdoa sendiri itu anak-anak punya tugas kasih berdoa buat bapak dan mama.

Jiwa yang sakit itu tidak berdoa, jiwa yang sakit itu dia marah-marah, jiwa yang sakit itu dia melawan orang tua, jiwa yang sakit itu dia pemalas sekolah itu semua bawa dalam doa. 

Tuhan bilang itu rajin gereja, hargai bapak mama, dengan bapak mama itu Tuhan punya perintah dengar ibu guru, dengar pak guru, bantu orang tua, rajin belajar, tidak boleh nakal, saling tolong teman itu Tuhan punya perintah jadi berdoa. 

Kalau setan itu dia punya kerja apa nakal, baku pukul, melawan orang tua, mencaci maki dan lain sebagainya, jadi setan itu dia melawan perintah orang tua, malas kerja dan orang tua suruh dia melawan itu melakukan pekerjaan setan.

Nanti teman ajak kita ke gereja berdoa, kalau kita tidak ke gereja lalu bermain saja itu setan punya pekerjaan jadi setan menang.

Kalau orang tua suci pikiran, kerja lalu dia tidak dengar perintah itu dia dengan setan bersekutu dia kasih kalahkan dia, jadi hati-hati bergaul.

“Dengar baik, menghindari setan itu kita berdoa orang yang rajin masuk gereja itu dia berdoa apalagi Sekami, Misdinar, OMK aktif di gereja pun kita harus rajin berdoa supaya lebih dekat dengan Tuhan Yesus Kristus,” pungkasnya.(modes)