Perayaan HUT ke-67 Masuk Agama GKII Diketagokebo Jamaat Emanuel Waneiwo Dalam Bentuk Ibadah
NABIRE - Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) daerah Klasis Mapia Jemaat Emanuel waneiwo mengadakan kegiatan ibadah pemulihan sekaligus ibada
NABIRE - Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) daerah Klasis Mapia Jemaat Emanuel waneiwo mengadakan kegiatan ibadah pemulihan sekaligus ibadah syukur HUT yang ke-67 masuknya agama GKII Ketagokebo jemaat Emanuel Waneiwo diperingati dalam bentuk merayakan ibadah bersama.
Ibadah syukuran HUT bertempat di Gereja Jemaat Emanuel Distrik Mapia Tengah, Kabupaten Dogiyai, Senin (18/1) hingga berakhirnya hari Selasa (19/1).
Ibadah HUT Ke-67 dipimpin Ketua Daerah Klasis Mapia, Pdt. Amos Magai dengan sorotan tema, ”Mencari pemulihan dari berbagi aspek dan memberi kemuliaan bagi nama Tuhan.
” (Mazmur 14:7,53-7) Sub Tema melalui momentum acara pengucapan syukur ini,kita bangkit mencari pemulihan karena dibalik pemulihan ada suka cita.
Seusai perayaan ibadah HUT Ketua Panitia Apner SH, Semu mengatakan kegiatan HUT masuknya injil dilakukan di Waneino mulai tanggal 18 hingga 19 Januari 2021 ini pertama kali pihaknya merayakan ibadah syukuran HUT gereja GKII daerah wilayah Klasis Mapia hingga pertama doa pemulihan ini perbuatan dosa yang dilakukan oleh tete nene moyang menjadi hambatan generasi muda kedepan ini maka selaku Ketua Panitia saya menyampaikan apresiasi kepada Tuhan dan jemaat Enamuel hingga kegiatan kita bias dapat terlaksana.
Intelektual Jemaat Emanuel Waneiwo, Alex Pakage, S.Pd mengatakan, sangat bersyukur karena perjuangan para tokoh, Tibehaikawi Pakage, Daigaibi Magai, Tideigai Magai, menjemput dan membayar agama sendiri (Kristen Protestan) hingga saat ini kita boleh berkumpul dan memuji memuliakan Tuhan.
Perjuangan para tokoh ini mereka pergi membawa kus-kus, kulit kayu anyam noken, membeli agama dan injil dari Waneiwo ke Tigi sekarang disebut Deiyai, dan Paniai sekarang disebut Enarotali.
Kemudian kesempatan itu, para pemuda membawakan atraksi untuk membali agama dengan hasil usaha mereka dan jemputnya agama serta memberikan hadiah kepada para pendeta yang bertugas digereja jemaat Emanuel Waneiwo serta memberikan buku sejarah masuk agama, obor api, kepada para warga Fam Pakage, Magai, Degei, Semu, Pugiye, Dimi dan lain yang tinggal berdomisili di jemaat Emanuel Waneiwo. (modes)
Bagikan artikel ini



