NABIRE - Jelang pentahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di seluruh TPS Pilkada Kabupaten Nabire 2020, isu terkait oknum pejabat melakukan pergantian Kepala Rukun Tetangga (RT) pun semakin menguat. Bahkan di Kelurahan Morgo tepatnya di RT 11, ditunjuk warga RT 10 menjadi Ketua RT 11. Lantaran itu sejumlah warga pun pada pekan lalu mendatangi Kantor Kelurahan Morgo untuk menanyakan dalil pergantian tersebut. Pergantian ketua-ketua RT di hampir semua di Kelurahan Morgo.

Dikatakan sumber Papuapos Nabire, dirinya bersama kawan-kawannya sempat mendatangi untuk menanyakan pergantian ketua RT 11. Namun keterangan yang diperoleh dari kantor kelurahan, Plh. Lurah selama tiga hari belum masuk kantor.

“Kami sudah pergi ke kelurahan sebelah mau tanyakan ketua RT kami diganti oleh warga RT 10 tapi kata staf kelurahan pak lurah belum masuk ini hari yang ketiga,” ujar seorang sumber.

Walaupun demikian, ia mengaku terkait pergantian tersebut sempat mendapatkan penjelasan dari salah satu staf Kelurahan Morgo.

“Kami sudah dapat penjelasan panjang lebar dari salah satu staf di kelurahan. Pergantian ini bukan saja di RT 11, namun hampir semua,” katanya.

Sember lain, seperti BumiofiNavandu.id lansir, adanya pengakuan dari Kores Mubalen yang dimantankan dari jabatanya selaku ketua RT 01 Kelurahan Morgo.

"Kami bingung, tiba-tiba ada pergantian ketua-ketua RT hampir di satu kelurahan ini. Selain itu, kami keberatan dengan plh kepala lurah yang saat ini menjabat," ujar Kores Mubalen.

Terkait itu, ia sudah mempertanyakan kepada Plh Lurah, pejabat di Distrik Nabire hingga mengetok pintu Sekda namun jawab mereka sama. Tidak tahu.

"Kami sudah tanya ke Plh Kepala Lurah dan penjabat di distrik, bahkan sampai ke Sekda, tapi katanya mereka tidak tahu. Semoga ada jalan keluar terbaik buat kita,” imbuhnya.

Selain itu kembali mengalir pertanyaan warga di Kelurahan Morgo terkait asal usul Surat Keputusan (SK) Plh Kepala Lurah Kelurahan Morgo. Pasalnya Plh tersebut diduga hanya penunjukan langsung oleh oknum pejabat di Distik Nabire.

Saat dikonfirmasi sejumlah awak media terkait sekelumit persoalan tersebut, Penjabat Bupati Nabire, dr. Anton Tony Mote, mengatakan jika dirinya akan meminjau kembali sejumlah persoalan di teras bawah pemerintahan termasuk yang tengah dipersoalkan di Kelurahan Morgo.

“Saya belum cek tapi akan mengecek nanti. Pejabat yang berikan tugas statusnya seperti apa. Tapi kalau kepala lurahnya berhalangan bisa ditunjuk oleh Kepala Distrik,” kata Anton, usai penandatanganan NPHD di Aula Sekda Nabire, Jumat (23/04/2021).

Dilain kesempatan Anton mengatakan, pihaknya akan segera mengevalusi usai menginventaris semua persoalan secara menyeluruh yang terjadi di pemerintahan tingkat bawah. Pasalnya bervariasi.

“Kami tetap evalusi itu semua, namun inventarisir persoalan dulu. Sebab persoalanya sangat bervariasi,” ujarnya. (eby)