NABIRE – Terkait peringatan Hari Kartini tanggal 21 April 2022, SD Negeri Inpres Bumi Mulia khusus anak-anak didik kelas 1 mewarnai gambar RA Kartini dan  menyanyikan lagu Ibu Kita Kartini di ruang kelas 1 SD Negeri Inpres 02 Bumi Mulia/SPC.  

Demikian dikatakan guru wali kelas 1 SD Negeri Inpres 02 Bumi Mulia/SPC, Ardhiana, S.Pd, Kamis (21/4/22) melalui pesan Whatsapp yang diterima Papuapos Nabire.

Pihaknya selaku wali kelas melihat dan mengamati anak-anak. Ketika diberikan pekerjaan mewarnai gambar dan maju di depan menyanyikan lagu satu persatu dengan meriah. Selain itu, para murid juga dapat mengerjakan mewarnai dengan baik dan rapi.

“Memang banyak anak-anak tapi anak-anak yang lain mereka ikut puasa hingga tidak bersama dengan kami. Kegiatan dilaksanakan di dalam kelas saja tidak diluar karena terbatas anak didik kami. Kalau tidak ada puasa anak-anak lain itu sama-sama dilaksanakan kegiatan di luar halaman sekolah. Tapi dengan adanya keterbatasan anak-anak didik maka kami pihak guru mengambil kebijakan harus murid laksanakan kegiatan di dalam kelas saja,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan, peringatan Hari Kartini selalu dirayakan setiap tahunnya pada tanggal 21 April. Ditetapkannya 21 April sebagai peringatan Hari Kartini karena tanggal tersebut sesuai dengan hari kelahiran salah satu pahlawan wanita Indonesia, yakni Raden Ajeng Kartini.

Hari Kartini pertama kali diresmikan sebagai salah satu hari nasional pada tanggal 2 Mei 1964 olah Presiden pertama RI, Soekarno Hatta berdasarkan Kepres RI No.108. Kartini atau R. A Kartini merupakan seorang pelopor kebangkitan kaum wanita di Indonesia, khususnya kaum pribumi.

RA Kartini lahir di Jepara pada 21 April 1879, merupakan putri dari bangsawan Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat yang juga menjabat sebagai Bupati di Jepara pada masa itu. R. A Kartini hanya bersekolah hingga usia 12 tahun, karena pada masa itu seorang perempuan harus tinggal di rumah setelah menginjak usia yang memungkinkan untuk dipingit. (modes)