NABIRE – Informasi dari Amanda Wakii dari Perum Bulog Nabire menyebutkan jika Perum Bulog tidak lagi menyalurkan Bansos. Namun mereka akan memberikan bantuan pangan secara tunai. Namun perlu diketahui Perum Bolog hanya menyediakan sarananya, soal dananya menjadi urusan Dinas Sosial dan Bank BRI. Soal pelayanan status-status beras dan yang berhubungan bantuan kepada masyarakat yang statusnya dulu Raskin setelah itu Ranstra dan baru-baru kemarin Bansos, tapi hanya saja ada hal-hal yang dipikir oleh pihak pemerintah tentang Bansos yang selama ini tersalur masih saja ada kendala jatah di masyarakat. Maka dari pihak pemerintah Kabupaten Nabire melalui Sekretaris Dinas Sosial, Sakeus Petege, SE, MP menyampaikan bahwa mereka akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dengan bantuan tunai.  Dan itu harus sosialisasi oleh petugas-petugas yang berwenang. Masyarakat tetap diminta bersabar khususnya yang layak menerima bantuan tunai tersebut. Lanjutnya, sedangkan data penduduk Kabupaten Nabire khususnya yang layak menerima adalah orang-orang yang statusnya berdomisili jelas, dan sudah tercatat di Kabupaten Nabire dan kelurahan setempat, dimana pemerintah lebih paham tentang pertambahan pelayanan ini. Sejumlah warga yang dimintai komentar mengatakan, tidak ada kendala. Yang menjadi kendala adalah masyarakat tak mampu yang menunggu bantuan tunai agar mereka bisa membeli beras untuk kebutuhan keluarga setiap hari. (ist)