Peserta Didik Dikembalikan Tapi Hubungan Terus Dijaga
NABIRE - Pengembalian peserta didik kelas IX boleh–boleh saja, karena selama kurang lebih 3 tahun telah menuntut ilmu di bangku pendidikan tingkat SMP. Dan ke-213 murid ini akan melanjutkan pendidikan ke tingkat sekolah lanjutan atas. Sehingga acara pengembalian ini wajar dilaksanakan, tetapi hubungan baik orang tua dan pihak sekolah terus dijaga.

NABIRE - Pengembalian peserta didik kelas IX boleh–boleh saja, karena selama kurang lebih 3 tahun telah menuntut ilmu di bangku pendidikan tingkat SMP. Dan ke-213 murid ini akan melanjutkan pendidikan ke tingkat sekolah lanjutan atas. Sehingga acara pengembalian ini wajar dilaksanakan, tetapi hubungan baik orang tua dan pihak sekolah terus dijaga.
Demikian sambutan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Dra. Dina Pidjer pada Sabtu (28/5/22) bagi 213 murid bersama orang tua murid kelas IX di halaman SMP N 4 Nabire.
Dikatakan, memang berat rasanya pihak sekolah mengembalikan anak-anak kepada orang tua untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi yaitu sekolah menengah atas atau yang sederajat. Namun selaku kepala dinas menghimbau kepada orang tua murid agar tetap mendampingi putra dan putrinya dalam menempuh pendidikan di tingkat yang lebih tinggi.
Sehingga dengan adanya hubungan yang baik antara orang tua dan anak-anak akan bisa menciptakan sebuah kenyamanan dan ketenangan dalam menempuh pendidikan. Dan hal ini akan mendorong anak untuk tetap berprestasi.
Selaku kepala dinas mengingatkan anak-anak SMP/MTs yang telah lulus agar ingat, luapan kebahagian lulusan hendaknya jangan berlebihan. Tetapi miliki tradisi yang baik yang sudah lama dilakukan oleh kakak–kakak kalian 2 tahun yang lalu menjadi agen perubahan dengan perilaku sederhana, sopan dan simpati serta empati kepada sesama.
Kepala Dinas melarang bereforia dengan melakukan konfoi kendaraan bermotor yang membahayakan diri sendiri dan orang lain. Dan jangan mencoret pakaian serta fasilitas umum, karena kalian alumni–alumni dari sekolah terbaik yang memiliki karakter baik pula.
“Tetapkanlah hati dan pikiran anak–anak dalam kejujuran dan kebenaran, karena dengan kejujuran dan kebenaran niscaya anak-anak akan menjadi orang–orang sukses dan berhasil di masa depan,” tuturnya.(des)
Bagikan artikel ini



