NABIRE - Pimpinan gereja katolik Paroki Santo Yosep Nabire Barat Pastor Paroki, dan Dewan Pastoral Paroki berkunjung umat dari dekat yakni, Kring Santa Maria Yaro 1 dan Kring Santo Antonius Yaro 2 pada hari Selasa (10/08/21). Kunjungan dilakukan untuk melihat dari dekat masalah-masalah umat yang dialami dalam keluarga dan kring atau kombas.

Berkunjung umat ke Yaro 1 mulai pukul 09.00 WIT pagi diawali dengan perayaan misa ekaristi dipimpin Pastor Paroki Pastor Injonito Geryy Da Krus. SCH.P. 

Dikatakan, kita perlu disyukuri apa yang Tuhan berikan kesempatan bagi kita hidup sehat ini.  Dimana kita tinggal teman baik hidup adalah kita rajin berdoa, kita rajin baca alkitab, kita rajin bernyanyi lagu-lagu rohani dan lain sebagainya.

Dalam khotbahnya, Pastor Gerry, menyampaikan, hidup dan mati kita ada ditangan Tuhan yang menentukan hingga selagi kita masih hidup berteman yang baik kita temani Tuhan Yesus adalah kita rajin berdoa, rajin baca alkitab, rajin masuk gereja, menciptakan damai, tenang, aman, diantara kita sendiri dalam keluarga, kepada sesama, dan lain sebagainya maka Tuhan Yesus nilai kita baik hingga kita bisa masuk kerajaan surga. Tetapi selagi kita masih hidup berbuat yang tidak baik, marah-marah, benci, egois, iri hati, ribut dengan masalah dalam keluarga dan kepada sesama dan lain sebagainya yang kita laksanakan itu tujuan hidup kita ke api naraka maka mari kita petik bersama mana yang baik. 

Seusai perayaan misa ekaristi pastor, dewan paroki, bersama umat duduk sharing tanya jawab bersama masalah-masalah dalam keluarga, baptis, menyambut sakramen pertama, pernikahan, krisma dan masalah kring pembinaan katakese, data umat, sejarah gereja dan lain sebagainya. Begitu selesai rombongan pimpinan gereja menuju ke rumah umat dapat dikunjungi keluarga disitu sambil duduk sering bersama. 

Sore hari pukul 03.00 WIT pimpinan gereja dan dewan berkunjung ke umat di Kring Santo Antonius Yaro 2. Diawali perayaan misa ekaristi bersama di gereja. Pastor Paroki dalam khotbah mengatakan, Tuhan sudah kasih kita hasil hidup kehidupan bermasyarakat yang dapat diperoleh itu milik dan gunakan kita sendiri hingga orang lain punya bagian kita tidak bisa ambil karena Tuhan sudah dibagi. (modes)