NABIRE - Pimpinan Gereja Paroki Santo Yasep Nabar, Pastor Injonito Gerry  Da Krus Sch.P dan Dewan Pastoral Paroki turun mengunjungi umat kedua Kring yakni, Kring St. Yohanes Rasul Sima Kelapa Sawit dan Kring Sta. Dolorosa Cenderawasih Kelapa Sawit, Sabtu (3/7/21).

Romongan pimpinan gereja mengawali doa singkat bersama dengan umat, selanjutnya dikatakan Pastor Paroki menyampaikan selaku Pastor melayani umat bukan di gereja pada saat hari Minggu dan hari-hari raya besar saja. Tetapi melayani umat dan sering bersama adalah di Kring atau Kombas. Karena Yesus melayani umat mewartakan Sabda Allah turun ke desa-desa disitulah pelayanan kita para imam kepada umat seimbang, selaras sesuai dengan tugas Yesus yang jalankan dulu.

Umat ketemu para Imam pada saat hari Minggu di gereja, tugas Yesus bukan begitu. Tetapi Yesus turun langsung kunjungi umat keliling desa ke desa. Katanya, mengunjungi keadaan umat di kampung itu yang kita laksanakan. Sebab umat merindukan pemimpin gereja dalam hal Pastor atau Dewan Paroki duduk sering bersama dengan umat.

Kesempatan itu Ketua Dewan Paroki Santo Yosep Nabar, Marselus Kotouki mengatakan, selaku imam langsung turun mengunjungi umat kring ke kring. Dirinya selaku dewan program kerja Pastor bersama umat sangat medukung progam ini. Sebab hal ini umat semakin semangat, dan pihaknya mewakili umat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pastor Paroki. 

“Dan juga saya lihat dan tahu keadaan umat di Paroki kami bahwa para imam yang tidak berkunjung umat dapat ditugaskan Paroki Nabar sangat sulit.  Sebab banyak umat yang mereka tidak tahu hari ini hari Minggu jadi kami masuk  gereja. Hal itu dengan membuat berbagai macam alasan dan juga malas masuk gereja pada hari Minggu tinggal di rumah dan sibuk aktivitas duniawi saja,” tuturnya.  

Lanjutnya, umat di luar dari Paroki datang ikut sembayamg pada hari Minggu tertentu di masing-masing gereja yang ada di wilayah Paroki kita ini mereka dinilai bahwa mungkin tidak ada umat atau ada pula yang mereka langsung tanya ke Badan Pengurus gereja setempat mungkin di gereja ini tidak ada umat lalu tidak ikut sembayang pada hari Minggu padahal ada umat tapi mereka malas masuk gereja. (modes)