NABIRE - PSW Yayasan Pendidikan Krisren (YPK), Drs. Barnabas.Watopa, M.Si, Jumat (29/1), secara langsung meninjau pembangunan gedung Laboratorium Fisika milik SMK YPK DR Nomensen ST Mambraku yang hingga kini belum tuntas dibangun.

Sementara diketahui bahwa gedung Laboratorium Fisika ini dibangun oleh pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Pendidikan dengan sumber dana Otonomisasi Khusus (OTSUS) tahun 2018 lalu, namun hingga kini belum jelas kelanjutan pembangunannya.

Sedangkan pesan para tukang yang membangun gedung tersebut pada kepala Sekolah SMK YPK, Dra.

Orpa Aibekob mengatakan, pihaknya tidak bisa melanjutkan karena kehabisan dana, gedung ini akan dilanjutkan pembangunannya di tahun berikutnya.

Namun dari akhir tahun 2018 hingga saat ini sudah memasuki dua tahun anggaran, belum juga ada kegiatan pembangunanj lanjutan.

Dan kini gedung Laboratorium tersebut tidak bisa digunakan dan terlihat banyak sarang lebah yang menghiasi loteng dan dinding.

Pada saat tersebut PSW YPK Nabire, Drs. Barnabas Watopa, M.Si meminta agar Kepala Sekolah SMK YPK dapat menyurati Dinas Pendidikan sebagai bentuk kerja sama yang baik agar ada kejelasan soal kelanjutan pembangunan Lab Fisika SMK YPK.

Sebab sangat disayangkan kalau hanya dibangun separuh dan tidak bisa digunakan.

  Sehingga selaku PSW hanya bisa berharap ada kelanjutan pembangunan agar gedung Laboratorium Fisika ini bisa digunakan untuk proses belajar dan mengajar.

Dikatakan, yang hingga kini belum juga dibangun adalah rabat bagian belakang dan samping kiri dan kanan serta pemasangan keramik di seluruh ruangan.

Serta pemasangan plafon di luar dan di dalam serta pengecatan di seluruh bangunan dan juga kelengkapan meubeler.(des)