Rabu Abu, Umat Katolik ST Petrus Terima Tanda Pertobatan
NABIRE - Pewarta stase ST. Petrus Bumi Mulia/SPC, Marali Samosir memimpin Misa Kudus Rabu Abu, sebagai awal memasuki prapaskah di Gere
Bagikan
NABIRE - Pewarta stase ST. Petrus Bumi Mulia/SPC, Marali Samosir memimpin Misa Kudus Rabu Abu, sebagai awal memasuki prapaskah di Gereja Katolik Santo Petrus, Kampung Bumi Mulia. Kegiatan yang dimulai pukul 17.30 WIT itu, ikut berapa umat untuk merayakan misa penerimaan abu sebagai tanda pertobatan dan awal masa prapaskah. Pantauan di lapangan, terlihat ada beberapa umat serta anak-anak kecil yang ikut merayakan misa penerimaan abu sebagai tanda pertobatan dan awal misa prapaskah mengikuti puasa tiap hari makan satu kali, bila perlu dikurangi dari pada sebelumnya dan menghindari hal-hal yang bersifat negatif. Untuk merayakan misa penerimaan abu sebagai tanda pertobatan umat dan awal misa prapaskah, tak ketinggalan komunitas umat katolik di Kampung Bumi Mulia turut mengikuti bagian dalam mengikuti liturgi. Kesempatan itu ,pewarta setempat Marali Samosir mengajak umat menghayati masa prapaskah 2020 dan tindakan nyata mulai pada hari Rabu Abu, 26 Februari 2020 kemarin.Kotbahnya kali ini, pewarta Samosir mengatakan misa prapaskah ini sebagai orang beriman katolik demi hukum ilahi kita melakukan pertobatan bersama secara khusus meluangkan waktu untuk berdoa, menjalankan ibadah dan karya awal kasih menyangkal diri sendiri dengan melaksanakan kewajiban-kewajiban secara lebih setia dan terutama dengan berpuasa dan berpantangan.Pantang berarti menolak mengkomsumsi sesuatu yang biasanya lauk pauk tertentu, bumbu masakan, rokok, minuman berakohol, baik secara pribadi bersama segenap anggota keluarga atau komunitas religius. Puasa senantiasa punya makna demi sesuatu tujuan luhur bagi sesama, bukan sekedar ikut aturan juga bukan karena ikut ramai.Mari kita menjadikan puasa dan pantangan sebagai kesempatan, istilah hidup beriman dan beraklaq. Kesempatan membaharui diri dalam hidup bermasyarakat dan seusai perayaan misa umat yang ikut hadir pada kesempatan itu mereka tinggal di halaman gereja sudah lama walaupun misa sudah selesai juga kalau dibandingkan dengan Minggu-minggu biasa sebelumnya. (modes)
Bagikan artikel ini



