Rapid Tes Bagi Sekolah 3T Dilematis dari Sisi Biaya dan Jangkauan Waktu
NABIRE - Kepala Dinas Pendidikan Pendidikan Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S.Pd.,M.Pd secara tegas mengatakan, kegiatan rapid tes bagi gu
NABIRE - Kepala Dinas Pendidikan Pendidikan Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S.Pd.,M.Pd secara tegas mengatakan, kegiatan rapid tes bagi guru yang bertugas di daerah Tertinggal, Terpencil dan Terluar (3T) sangat dilematis dari sisi pembiayaan dan juga jangkauan waktu.
Sehingga untuk saat ini selaku Kepala Dinas Pendidikan Nabire memberikan prioritas pelayanan rapid tes antigen bagi guru yang bertugas di wilayah 6 distrik, antara lain, Distrik Napan, Makimi, Teluk Kimi, Nabire kota, Nabire Barat dan Distrik Wanggar.
Sementara guru–guru yang bertugas di sekolah yang berada di daerah 3T, untuk sementara waktu belum bisa dilayani kegiatan rapid tes antigen, sebab daerah 3T ini masih dianggap berada di zona aman atau zona hijau.
Namun tidak menutup kemungkinan kedepan ada temuan guru dan murid yang ditemui positif corona dipastikan akan dilakukan rapid tes antigen bagi guru dan juga ada tindakan penyemprotan di sekolah–sekolah yang ada.
Dikatakan Kepala Dinas Yulianus Pasang, kepada Papuapos Nabire, Jumat akhir pekan lalu, sangat dilematis dari sisi pembiayaan rapid tes bagi guru di daerah 3T, karena beban biaya dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sementara dana BOS diterima berdasarkan jumlah murid.
Sementara dari sisi jangkauan waktu juga perlu diperhitungkan, sebab sekolah di daerah 3T letaknya sangat berjauhan dan juga perlu ada pos pembiayan bagi para petugas rapid dan juga ongkos atau biaya transportasi agar petugas bisa sampai disana.
Untuk itu, selaku kepala dinas hanya memberikan kesempatan rapid tes antigen secara khusus di sekolah-sekolah yang berada di 6 distrik, karena ditemukan pada 6 distrik ini ada guru yang positif Covid-19 berdasarkan data tim gugus Covid tingkat Kabupaten Nabire.
Sehingga diharapkan dan diimbau kepada guru-guru yang bertugas di daerah 3T agar selalu waspada dengan menjaga protokol kesehatan dan kemanapun harus wajib menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker saat berada diluar rumah. (des)
Bagikan artikel ini



