Renungan Harian Firman Tuhan Oleh Pastor Hubertus Magai, Pr
NABIRE - Pastor Hubertus Awee Kohabi Magai, Pr dalam renungan Firman Tuhan mengatakan, tema yang kita renungkan pada hari ini adalah rendah hati. Bacaan injil hari ini memisahkan bagaimana Yohanes mengajarkan pada para muridnya.

NABIRE - Pastor Hubertus Awee Kohabi Magai, Pr dalam renungan Firman Tuhan mengatakan, tema yang kita renungkan pada hari ini adalah rendah hati. Bacaan injil hari ini memisahkan bagaimana Yohanes mengajarkan pada para muridnya.
Dikatakan Pastor Hubertus Magai, Sabtu (8/1/22), mari kita mengawali hari baru dengan mendengarkan Firman Tuhan yang diambil dari (Injil Yohanes Bab 3.22-30). Kata dia, sikap rendah hati Yohanes tahu bahwa Yesus yang datang dari surga dan dapat memenuhi kerinduan hati umat manusia dalam diri Yesus tak ada suatu kebaikan pun hilang karena ia mewujudkan semuanya. Yohanes sadar bahwa ia Mesias yang janjikanlah ia perintis yang siapkan bangsanya untuk menerima Mesias.
Karena ia tahu siapa Yesus maka Yohanes justru mendapatkan suka cita ketika Yesus membaptis dan membawa banyak orang kepada dirinya. Yohanes Pembaptis berani dan tulus meletakan dasar rendah hati yang mengagungkan. Ia merasa tidak tersaing oleh kehadiran Yesus, ia justru melihat dirinya hanya sebagai sarana pengantara bagi kehadiran Yesus.
Yohanes sungguh melepaskan belenggu yang menggoda untuk menonjolkan diri dengan mengingkari dengan kasihan sesama ia juga berani melepaskan belenggu sosiologis yang menggoda untuk mencari populalitas diri dengan membangun strategi untuk menghansurkan orang lain yang dianggap saingnya.
“Saudara-saudari kita perlu belajar dari Yohanes Pembaptis semangat kerendahan hati yang ditunjukan oleh Yohanes ini menjadi begitu sulit dewasa ini. Manusia zaman sekarang ingin kelihatan besar dan menunjukan dirinya. Hal ini didukung dengan perkembangan alat-alat tehnologi ilmu komunikasi orang ingin selalu tampil hebat dan senang dipuji-puji,” tuturnya.
Lanjutnya, Yohanes Pembaptis mengajarkan kepada kita bahwa orang yang memiliki kerendahan hati yang mendalam dengan Yesus akan makin mengenal siapakah dirinya. Dengan pengenalan diri yang makin mendalam dihadapan Tuhan orang akan menjadi makin rendah hati amin. (modes)
Bagikan artikel ini



