Resmi, Transportasi Laut Dibuka
NABIRE – Resmi, transportasi laut di Kabupaten Nabire di buka sehingga kapal “putih” milik Pelni, kapal penumpang seperti
NABIRE – Resmi, transportasi laut di Kabupaten Nabire di buka sehingga kapal “putih” milik Pelni, kapal penumpang seperti kapal perintis dan kapal niaga bisa masuk Pelabuhan Samabusa Nabire. Pelaksana Harian (Plh) Bupati Nabire, Daniel Maipon membuka transportasi laut di Kabupaten Nabire dengan membuka terminal Pelabuhan Samabusa, Senin (29/3) ditandai dengan penguntingan pita pintu masuk terminal penumpang.
Dengan dibukanya jalur transportasi laut, kapal penumpang milik PT Pelni (kapal putih), awal April 2021. Disamping itu, kapal niaga dan kapal penumpang antar kabupaten se Papua yang sudah masuk sebelumnya juga akan masuk ke Nabire untuk melayani masayarakat Nabire dan warga beberapa kabupaten lain di bagian pedalaman untuk keluar dan masuk melalui Pelabuhan Samabusa.
Plh Bupati Nabire, Daniel Maipon sebelum membuka pintu terminal penumpang mengatakan, sudah lama, Nabire tidak ada transportasi laut akibat pandemi corona. Selama kurun waktu lama, tidak ada pelayanan kepada masyarakat melalui jalur laut. Oleh sebab itu, hari ini pintu pelayanan transportasi laut kita buka. Sejak dibukanya, pelayanan transportasi lewat laut, kapal penumpang dan kapal niaga bisa masuk dan singgah di pelabuhan Samabusa untuk melayani kebutuhan masyarakat di Kabupaten Nabire dan kebutuhan masyarakat dari lima kabupaten lain di wilayah adat Meepago lewat Pelabuhan Samabusa.
“Mulai hari ini, Kabupaten Nabire siap untuk membuka transportasi laut untuk datang dan keluar dari Kabupaten Nabire. Yang tadinya intren Papua, tapi mulai hari ini dan seterusnya, kami siap untuk membuka transportasi luar Papua,” tegasnya sebelum menggunting pita pintu masuk terminal Pelabuhan Samabusa disambut tepuk tangan dari undangan dan tamu lainnya.
Sebelum terminan Pelabuhan Samabusa diresmikan, di dermaga sudah berlabuh kapal niaga Orintal Gold sehingga nahkodanya ikut bersama-sama menyaksikan peresmian terminak penumpang sebagai tanda dibukanya pelayanan transportasi laut melalui Pelabuhan Samabusa.
Plh Bupati, Daniel Maipon mengingatkan, terminal pelabuhan ini selesai diresmikan menjadi milik bersama sehingga kita semua ikut menjaga keamanan dan kebersihan secara bersama-sama karena itu dibangun untuk kepentingan bersama.
Sebelum membuka terminal Pelabuhan Samabusa, mengingatkan transportasi laut ini dibuka semasa pandemi corona, sehingga di pelabuhan juga memberlakukan peraturan yang sama dengan lewat udara, pemeriksaan Rapid tes Anti Gen sebelum berlayar, Oleh sebab itu, Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Kesehatan bersama Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire tetap akan melayani setiap calon penumpang dan penumpang turun.
Sementara itu, Kepala Pelabuhan Nabire, Jimmy Samori mengatakan selama ini setiap penumpang yang masuk pelabuhan penuh dengan debu dan cukup dengan baju kaos. Tetapi kini, dengan fasilitas terminal yang dibangun dengan dana Anggaran Pendapatan Belanja Nasional, calon penumpang tidak dengan abu karena dilengkapi dengan tempat duduk dan tidak dengan baju kaos karena di ruang terminal dilengkapi dengan ac.
“Apalagi, ketika kapal masuk malam, pasti tambah dingin sehingga tidak hanya baju tetapi datang dengan jaket,” timpal Plh Bupati dalam sambutannya menyambung penjelasan Kepala Pelabuhan Nabire saat menyampaikan sambutannya. (ans/ros)
Bagikan artikel ini



