NABIRE – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Senin (19/1) menertibkan pasar penjual babi di ruas jalan raya Pasar Karang Tumaritis. Penertiban para penjual babi berjalan aman, lancar dan terkendali.Dikatakan Kepala Satpol PP Nabire, Nikolaus Wambrau, Satpol PP bekerja sama dengan Dinas Peternakan Kabupaten Nabire untuk menertibkan pedagang penjual babi di Pasar Karang Tumatiris ini.  Sesuai dengan perintah bupati dalam rangka penertiban keindahan dan kebersihan Kota Nabire, dalam hal kepada para pedagang babi di ruang jalan raya itu. Dikatakan, pemerintah Kabupaten Nabire telah menyediakan tempat berjualan yakni pasar ternak di Bumi Wonorejo. Sejak hari ini, para pedagang babi diarahkan ke pasar baru yang sudah disediahkan oleh pemerintah daerah. Dinas Peternakan telah mengupayakan bersama dengan pihak PLN untuk memasang penerangan sehubungan dengan permintaan dari para pedagang pribumi.Lebih lanjut dikatakan Wambrauw, pedagang pribumi siap menempati lokasi yang ada. Tetapi bagaimana dengan penerangan disana hingga hal ini kemarin siang sudah dirapatkan. Hari ini Pemda Nabire memasang listrik disana dan masyarakat pedagang penjual babi bisa menempati pasar itu.Dikatakan, selama ini masyarakat mendukung apa pun perintah dari pemerintah untuk mengatur wilayah ini. Masyarakat sudah sadar bahwa  tempat jualan ini tidak memenuhi syarat karena melanggar aturan lalu lintas. Tetapi sebagai warga pribumi mereka ingin meningkatkan perekonomian keluarga, dan mereka minta lokasi kepada pemerintah untuk siapkan tempat.”Dan syukur bahwa Bupati Nabire telah menyediahkan pasar ternak, masyarakat boleh menempati pada awal bulan Februari. Kepada masyarakat mari bekerja sama untuk menjalankan aturan,” ujarnya.Satpol PP bersama terkait telah mengupayakan kerja sama sehingga kedua belah pihak, baik masyarakat dan pemerintah kita bersama-sama menegakan aturan hingga ketentraman dan kenyamanan dapat tercipta.Pada kesempatan yang sama, Mama Papua penjual babi, Albertina Wonsiwor menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah menyediahkan tempat untuk mama-mama pedagang asli pribumi ini. Pihaknya berharap agar perhatian dari pemerintah daerah tidak berhenti sampai di sini. Tetapi diharapkan kedepan juga mendorong dan memfasilitasi sarana prasarana kebutuhan masyarakat agar perekonomian keluarga dapat lebih meningkat lagi. (modes)