NABIRE – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire telah menginstruksikan agar TK dan SD untuk saat ini tidak bisa melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di sekolah.

     Dan diperbolehkan untuk para murid TK dan SD hanya bisa belajar daring, dengan catatan anak tinggal mengambil tugas dan selanjutnya dengan pendampingan orang tua anak belajar di rumah.

     Namun dengan belajar daring jilid II ini, pihak sekolah lebih ketat dalam protokol kesehatan (Prokes), dimana setiap murid dan orang tua yang datang ke sekolah harus memakai masker dan mencuci tangan.

     Seperti yang terpantau di SD Bhakti Mandala Nabire, Rabu (24/2) telah hadir salah seorang tua untuk mengambil tugas anaknya.

     Namun tidak menggunakan masker sehingga disuruh pulang oleh pihak sekolah.

     Sementara ada murid juga diminta untuk pulang memakai masker, sedangkan bagi anak maupun orang tua yang memakai masker langsung diarahkan untuk mencuci tangan dan selanjutnya diberikan tugas pelajaran oleh masing-masing guru kelas.

     Ketika ditanya Kepala SD Bhakti Mandala Nabire Pihter Pamangin, S.Pd mengatakan, kita harus sama–sama saling menjaga agar kita tetap sehat dari penyebaran virus Corona.

     Sehingga sebagai lembaga pendidikan formal, kami terus mengkampanyekan prokes menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker kepada murid dan orang tua murid agar kita semua sehat.

     Selaku kepala sekolah telah meminta agar anak atau murid bersama orang tua yang datang dan memakai masker perlu dilayani dengan baik agar proses belajar di rumah dapat berjalan dengan aman dan lancar.(des)