SD BM Peringati HUT ke-22 dengan Ibadah Syukur
NABIRE - Dalam bentuk ibadah syukur yang langsung dipimpin Pendeta D. Situru, S.Th, Selasa (27/4), keluarga besar SD Bhakti Mandala (B
NABIRE - Dalam bentuk ibadah syukur yang langsung dipimpin Pendeta D. Situru, S.Th, Selasa (27/4), keluarga besar SD Bhakti Mandala (BM) peringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 berdirinya sekolah tersebut di bawah naungan Yayasan Bhakti Mandala Ikate Nabire.
Hadir pada ibadah syukur SD BM, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd, M.Pd, Kepala Sekolah SMA BM, Agustinus Ambadatu, Kepala Sekolah SMK Pongtiku, Ester Palinggi, Kepala Sekolah SMP BM, Enos Alik Pasa dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Kepala Dinas Pendidikan mengatakan, pimpinan atau kepala sekolah bersama dewan guru diminta selalu menjaga hubungan dan kerja sama yang baik dalam penyelenggaraan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di semua satuan pendidikan pada lingkungan Yayasan Bhakti Mandala Nabire. Karena perlu dipahami, satu-satunya yayasan yang berada dalam satu kompleks yang memiliki lembaga pendidikan terlengkap di daerah ini hanya Yayasan Bhakti Mandala. Dan kini telah hadir satuan pendidikan dari TK hingga SMA dan SMK.
Untuk itu diharapkan dengan HUT ke-22 SD BM ini kita harus mempersiapkan diri dengan cara kerja sama antara sesama guru. Guna meningkatkan kwalitas Sumber Daya Manusia (SDM) di semua satuan jenjang pendidikan.
Selaku kepala dinas pada beberapa waktu lalu telah melakukan sidak langsung ke semua sekolah. Dan telah ditemukan ada sejumlah murid SD yang ditamatkan tetapi tidak bisa membaca. Sehingga hal ini menjadi tantangan berat bagi guru.
Selaku kepala dinas telah berkomitmen untuk saat ini dan kedepannya, jika ditemukan ada murid yang lulus ujian tetapi tidak bisa membaca, sanksi administrasinya adalah kepala sekolahnya harus diganti agar ada perubahan.
Karena selaku guru tentunya kita berharap adanya perubahan pada sekolah kita. Maka menjadi catatan bagi kita semua yang perlu diingat bahwa mutu pendidikan dan wajah sekolah sangatlah diperlukan demi kemajuan dan kecerdasan anak-anak masyarakat di daerah ini.
Untuk itu setiap satuan jenjang pendidikan yang ada di lingkungan Yayasan BM ini diwajibkan menjaga dan meningkatkan mutu dan kwalitas pendidikan. Dan kepada masyarakat Toraja juga diminta saling bergandengan tangan. Agar ada peningkatan kwalitas pendidikan di lingkungan sekolah yang bernaung di bawah payung hukum Yayasan BM.
Dan yang lebih penting bagi semua guru yang wajib diingat, tugas guru yang utama adalah memberikan pendampingan, bimbingan dan mendidik. Sementara tugas mengajar itu tugas yang dilakukan setelah tugas utama di atas.(des)
Bagikan artikel ini



