NABIRE - Selama ini kita telah mendengar teriakan pihak sekolah agar ada penambahan Ruangan Kelas Belajar (RKB) dan rehap berat, akan tetapi SD Negeri/Inpres Kali Harapan meminta adanya kegiatan rehap ringan terhadap sekolahnya.Dimana permintaan sekolah ini, karena hingga saat ini ada tiga ruangan kelas yang termakan usia dan kini tehel (keramik) dari tiga ruangan tersebut sudah retak dan juga lepas, ada dua ruangan kelas tak berlantai tehel dan pemasangan jeruji pada dua ruangan kelas.Sebab rata–rata semua jendela kaca yang dibuat dan dipasang pada beberapa saat lalu, kini semunya sudah pecah dan hal ini akan memudahkan oknum-oknum yang tak bertanggung jawab bisa dengan gampang mengambil barang milik sekolah.Demikian dikatakan Kepala SD Negeri/Inpres Kali Harapan Bernadeta Jumenten, S.Pd,SD.,M.Pd kepada Papuapos Nabire, Sabtu (14/3) di ruang kerjanya seraya menambahkan, kami butuh rehap ringan pada tiga ruangan kelas yang hingga kini tehelnya sudah rusak atau retak dan juga pemasangan jelusi serta pemasangan tehel di dua RKB.Pemasangan jelusi itu dinilai sangat penting, karena rata–rata kaca jendela sudah pecah di semua kelas hingga di ruangan dewan guru dan kantor kepala sekolah, sehingga sangat penting dilakukan perbaikan atau rehap ringan.Apabila tidak dilakukan kegiatan kerja rehap ringan dalam waktu dekat, dinilai akan merugikan pihak sekolah, sebab dengan kondisi yang ada pada saat ini akan memudahkan oknum–oknum tak bertanggung jawab masuk dan mengambil barang milik sekolah.(des)