NABIRE - Dengan sering adanya kejadian perusakan hingga kejadian pembuangan BAB pada kelas maupun teras sekolah, Kepala Sekolah SDN Inpres 02 Bumi raya meminta perhatian soal pembangunan pagar.

Selain ada pembangunan pagar sekolah, juga diharapkan adanya zonasi pemerataan murid di semua sekolah pada awal tahun pelajaran 2022/2023 mendatang. Karena SDN  Inpres 02 Bumi Raya bukan sekolah yang baru dibangun. Sehingga kedepannya selaku kepala sekolah SD Negeri Inpres 02 Bumi Raya bersama seluruh dewan guru meminta agar perhatian pembangunan pagar, rehab 6 ruangan kelas yang sudah tidak layak dan juga adanya zonasi pemerataan penerimaan murid baru.

“Dengan tidak adanya pagar, mulai dari atap hingga lantai sekolah pasti akan rusak pada setiap harinya,” kata Kepala Sekolah SD Negeri Inpres 02 Bumi Raya, Etin Lusiana, S.Pd kepada Papuapos Nabire, Jumat (20/5/22).

Dan hingga saat ini jumlah murid SD Negeri Inpres 02 Bumi Raya berjumlah 127 murid. Sementara ada 23 murid yang sedang mengikuti Ujian sekolah, sehingga pasti ada pengurangan jumlah murid maka solusinya hanya melalui zonasi pemerataan murid baru.

Karena kehadiran guru di sekolah ini hanya untuk mencerdaskan anak-anak bangsa yang ada di Kampung Bumi Raya. Dengan demikian selaku guru hanya mengharapkan pembangunan pagar agar asset pemerintah berupa gedung selalu terjaga aman. (des)