SDN Yanarif Rusak Fatal Tak Direhab
NABIRE - Berdasarkan data dan fakta di lapangan, pada tahun 2021 lalu Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire telah merehab sejumlah bangunan sekolah yang ada di dalam kota hingga pinggiran.

NABIRE - Berdasarkan data dan fakta di lapangan, pada tahun 2021 lalu Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire telah merehab sejumlah bangunan sekolah yang ada di dalam kota hingga pinggiran.
Sementara gedung–gedung tersebut dapat dibilang kerusakannya tidak terlau fatal alias bisa digunakan oleh pihak sekolah untuk proses kegiatan belajar mengajar.
Sedangkan SD Negeri Yanarif yang dibangun pada tahun 2007 dan terletak di Kampung Waroki Kiri Distrik Nabire Barat, hingga saat ini belum ada sentuhan rehapan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire.
“Kami lihat sekolah lain yang masih layak bangunannya kini direhab kembali dan menjadi bagus. Tetapi SD N Yanarif yang dibangun pada tahun 2007 silam hingga saat ini mengalami kerusakan berat dan fatal, belum disentuh pembangunan rehap oleh pemerintah daerah,” kata Kepala Sekolah SD N Yanarif, Sebastianus Resirwawan kepada Papuapos Nabire, Kamis (10/2/22).
Katanya, kerusakan SD N Yanarif mulai dari atap daun sengk, plafon dan lantai. Ada 6 ruangan kelas dari 7 ruangan mengalami kerusakan fatal dan perlu direhan kembali.
Bukan gedung saja yang menjadi masalah bagi guru dan murid, tetapi pada halaman sekolah juga sering menjadi kolam dadakan jika Nabire diguyur hujan ringan maupun lebat.
Dan hingga saat ini SDN Yanarif yang berada di ujung kota memiliki 9 orang guru yang berstatus guru honor. Dan hanya memiliki satu orang guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menjabat kepala sekolah.
“Untuk itu kami memohon agar Dinas Pendidikan melakukan kegiatan turun langsung ke SD N Yanarif agar melihat dari dekat kondisi bangunan sekolah yang rata-rata rusak fatal atau rusak berat,” harapnya.(des)
Bagikan artikel ini



