Sebanyak 53 Umat Terima Sakramen Krisma
NABIRE – Sebanyak 53 umat katolik, Minggu (24/10/21) telah menerima sakramen krisma di Gereja Katolik St. Antonius Padua, Bumi Wonorejo, Nabire.

NABIRE – Sebanyak 53 umat katolik, Minggu (24/10/21) telah menerima sakramen krisma di Gereja Katolik St. Antonius Padua, Bumi Wonorejo, Nabire.
Sekramen Krisma yang diberikan oleh administrator Sesan Keuskupan Timika, Marthen Ekowaibi Kuaiyo, Pr, didampingi Pastor Paroki, St. Antonius Padua, adalah salah satu sakramen dari beberapa sakramen yang ada dalam gereja katolik.
Salah satu tujuan menerima sakramen krisma, tanda kedewasaan dalam menerima Yesus, kekuatan Roh Kudus dalam kehidupan. Pemberian sakramen krisma kepada umat katolik, sudah menjadi tradisi dalam tubuh gereja katolik.
Dalam kesempatan itu, Administrattor Sesan Keuskupan Timika, Pastor Marthen Kuaiyo, Pr, melalui renungannya menyampaikan, sejak dibaptis telah menjadi anggota kristus. Dan dengan menerima sakramen krisma akan lebih mendewasakan dalam menerima Yesus dan mewartakan kabar suka cita Yesus dalam kehidupan. Maka sebagai insan ciptaannya, akan terus mewartakan kabar suka cita Yesus kepada sesama daalm kehidupannya.
“Dengan kekuatan roh kudus, dan iman, dapat menjadi terang bagi sesama, mulai dari keluarga, kelompok, organisasi, masyarakat. Agar kehidupan selanjutnya akan diberkati olah yang maha kuasa,” katanya.
Mereka yang diterima sakramen krisma, sebelumnya mengikuti pelatihan, pembekalan selama beberapa hari. Pembekalan diberikan oleh pastor atau para pewarta gereja. Setelah menjalani pembekalan, para peserta selanjutnya dapat menerima sakramen krisma, ditandai dengan minyak berkat di dahi, yang diberikan oleh uskup.
Sementara itu, salah seorang peserta penerima sakramen krisma, kepada media ini menuturkan, untuk menerima sakramen krisma ini, tidak bisa di umur anak. Harus setelah umur dewasa maka dirinya sangat layak untuk menerima sakramen krisma.
“Sakramen ini sebagai seorang katolik, wajib menerima sakramen krismanya. Kapan saja bisa menerima sakramen ini. Sehingga umat yang belum pun pasti mereka akan menerima sakramen ini. Kami sangat senang kami terima minyak wangi berkat di dahi kami,” katanya.
Melalui penerimaan sakramen ini, dia juga menaruh harapan, dengan diteriam sakramen ini, akan lebih menguatkan iman, roh, untuk kedewasaan dalam kehidupan selanjutnya. Terutama menjadi terang bagi sesama melalui tugas dan aktifitas dalam kehidupan, sesuai dengan renungan melalui bacaan alkitab tadi. (hbb)
Bagikan artikel ini



