NABIRE - Seekor Ikan lumba lumba mati dan terbawa arus di perairan Wagi, Distrik Yaur. ikan naas itu ditemukan warga saat melakukan perjalanan dari Kampung Sima ke Wagi. 

“Kami melihat ada satu ekor ikan lumba lumba mati dan terombang ambing di tengah laut,” kata seorang sumber, Selasa malam (08/02/2022).

Kejadian tersebut disaksikan Maniba bersama warga lainnya, Kamis (03/02/2022) pekan lalu. Kala itu kata Maniba, rombongannya menggunakan speed boat dari Kampung Sima menuju Wasoi untuk melakukan penanaman pohon mangrove. Namun ditengah lautan kira-kira berjarak satu kilometer dari Kampung Sima, bangkai ikan ditemukan.

“Kira-kira jarak ikan dengan pantai satu kilometer,” kata dia.

Dia menjelaskan, ikan naas tersebut diperkirakan sengaja dibunuh. Pasalnya, terdapat tanda-tanda atau luka sebanyak tiga tusukan. Diperkirakan ada orang yang menggunakan tombak dan menikamnya.

Maniba dan rombongan ingin menyeret lumba-lumba itu ke daratan agar dikuburkan. Tetapi penumpang di dalam speed boat cukup padat. Kira-kira hampir 10 orang, selain itu mereka ingin segera tiba ditempat kerja.

“Sepertinya orang tombak (menusuk) ikan dengan senjata tajam. Kami sebenarnya mau tarik ke darat untuk kubur, tapi banyak orang di speed dan kami juga mau cepat-cepat ke tempat kerja,” jelasnya.

Dia mengaku, rombongannya kemudian meninggalkan ikan tersebut terbawa arus. Mereka lalu menuju ke tempat kerja untuk menanam mangrove.

“Saat kami kembali sore, sudah tidak dapat lagi. Mungkin sudah dibawa arus,” pungkasnya. (tian)