Sekdisdik Buka Kegiatan Tes Peserta Adem
NABIRE - Bertempat di halaman Sekolah Menengah Pertama (SMP) YPK Imanuel, Rabu (17/6) Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Kabupaten Nabi
NABIRE - Bertempat di halaman Sekolah Menengah Pertama (SMP) YPK Imanuel, Rabu (17/6) Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Kabupaten Nabire Viktor Tebay, S.Sos.,MAP secara resmi membuka kegiatan tes masuk program Adem yang diikuti oleh 57 peserta Orang Asli Papua (OAP).
Dalam sambutan dan arahannya, sekretaris dinas mengatakan, untuk Kabupaten Nabire diberikan kuota sebanyak 11 orang, sementara yang mendaftar sesuai data awal sebanyak 75 peserta, namun dari jumlah itu yang terhitung resmi dan mengikuti tes disaat ini sebanyak 57 peserta.
Untuk itu, kepada 57 peserta yang telah mengikuti tes diharapkan untuk tetap semangat, karena hasil kelulusan nanti bukan ditentukan oleh pihak panitia atau dinas, tetapi dari hasil belajar dan kerja keras dari peserta sendiri.
Dari hasil tes ini bukan langsung ditentukan oleh pihak pemerintah kabupaten atau Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, melainkan hasil selanjutnya akan dikirim lagi ke Dinas Pendidikan Provinsi Papua dan selanjutnya Dinas Pendidikan Provinsi akan melihat dari hasil atau nilai tertinggi dari tes tersebut.
Bagi yang lulus tes program Adem ini, biaya ke Jayapura ditanggung peserta, lanjut Tebay, kini kita berada pada situasi pandemi virus corona, maka bagi peserta yang akan lulus diharapkan agar ada dukungan orang tua soal biaya keberangkatan dengan kapal laut dari Nabire ke Jayapura.
Karena peserta yang akan lulus tersebut dari Nabire maupun kabupaten dan kota akan kumpul menjadi satu di provinsi dan selanjutnya diberangkatkan ke masing-masing kota studi dan bagi yang lulus diharapkan mempunyai kemampuan akademik serta dapat menyesuaikan diri.
“Di zaman dulu waktu orang tua kalian–kalian sekolah sangat susah untuk mendapatkan uang, namun hasilnya kini jauh beda dan lebih baik, tetapi di zaman ini banyak uang sampai semua orang mandi uang, tetapi banyak anak di zaman ini malas belajar,” pungkasnya.(des)
Bagikan artikel ini



