NABIRE - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S.Pd mengakui selama dirinya menjabat kepala dinas, ada sejumlah sekolah yang mengajukan permohonan bangunan baru. Tetapi kepala dinas juga balik dan meminta tanggung jawab dari kepala sekolah bagi yang sekolah negeri dan bagi sekolah yayasan dari pihak yayasan soal status tanah sekolah. Karena telah ada sejumlah sekolah yang dipalang dan meminta pembayaran ganti rugi tanah dari masyarakat yang mengaku atau mengklain pemilik tanah tersebut. Sehingga kini pemerintah melalui kepala dinas meminta kepada semua kepala sekolah dan juga pengurus yayasan yang membangun lembaga pendidikan agar lebih jelih dan memperhatikan status tanah dari semua sekolah yang ada di daerah ini. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Yulianus Pasang saat menghadiri rapat MKKS tingkat SMP/MTS belum lama ini seraya menambahkan, bagi sekolah yang status tanahnya jelas dan tidak bermasalah pasti akan diusulkan untuk dibangun gedung baru sesuai permintaan sekolah maupun yayasan. Tetapi bagi lembaga pendidikan formal yang masih bernaung dibawah payung hukum yayasan dapat diminta agar ada perhatian langsung dari pihak yayasan, baik itu  guru, bangunan dan dari segi pembiayaan. Dan selaku kepala dinas juga telah mendapatkan laporan, bahwa ada sejumlah guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di sekolah swasta tapi jalang masuk atau melaksanakan tugas. Sehingga diingatkan kepada semua ketua-ketua yayasan dan juga kepala sekolah swasta agar guru PNS yang malas melaksanakan tugas, sebaiknya dilaporkan saja dan dikembalikan ke Kantor Dinas Pendidikan.(des)