NABIRE – Selama 3 bulan, sejak awal tahun ini, Januari 2021, tenaga honorer dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire belum menerima honor.

Belum bisa dipastikan, kapan akan dibayarkan honorer dari tenaga  yang selama ini memperhatikan persampahan di dalam kota Nabire.

Puluhan tenaga honorer dari dinas tersebut belum biasa menerima dan dibayar oleh kantor DLH Nabire sebagai dampak dari belum adanya Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) belum dibagikan. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire, Onesimus Bonay, Senin (15/3) mengakui belum dibayarnya honorer dari tenaga honorer di kantornya.

Sejak Januari 2021, tenaga honorer yang sebagian besar dipekerjakan sebagai petugas sampah ini belum menerima honorer mereka.

Bonay mengatakan kantornya belum membayar honor kepada tenaga honorer karena belum ada dasar untuk penagihan pembayaran, yakni belum ada DPA.

Karena, honor dari tenaga honorer bisa dibayarkan setelah adanya DPA yang didalamnya juga memuat besaran honor dari setiap tenaga honorer.

Kepala DLH menambahkan, belum bisa memastikan kapan honor dari tenaga honorer ini akan dibayar.

Sebab, belum bisa dipastikan, kapan pembagian DPA.

Oleh sebab itu, kata Bonay, apabila DLH sudah menerima DPA, secepatnya akan membayar honor mereka.

Tetapi, selama belum ada DPA, tidak tahu sampai kapan, tenaga honorer tidak akan menerima honor bulanan mereka.

Karena, tidak ada acuan untuk penagihan pembayaran honorer.

Namun, apabila sudah ada DPA tidak susah untuk membayar, karena ada dasar untuk penagihannya.

Bonay mengatakan belum bisa dipastikan, kapan tenaga honorer akan menrima honor karena tidak tahu kapan DPA dari masing-masing organisasi perangkat derah (OPD) akan dibagikan.(ans)