NABIRE - Dengan dikeluarkannya surat edaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire untuk semua jenjang satuan pendidikan di lima distrik agar dalam waktu dua minggu tidak melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka.

Maka kembali pihak sekolah SMA Negeri 2 Nabire yang terletak di wilayah Distrik Wanggar kembali menerapkan sistim belajar daring bagi 5.012 orang murid selama dua pekan.

Diharapkan dengan adanya belajar daring ini membuat adanya tingkat kesibukan anak di rumah, dengan demikian pihak sekolah hanya bisa mengharapkan dukungan orang tua di rumah.

Demikian dikatakan Kepala SMAN 2 Nabire Ronald Manibuy, SSi.,M.Pd kepada Papuapos Nabire pekan lalu seraya menambahkan, walaupun belajarnya kurang maksimal, tetapi diharapkan anak tidak lupa dengan pelajaran.

Untuk itu, diharapkan mulai dari tanggal 4 hingga 16 Februari semua murid tetap belajar dari rumah, sementara yang tidak punya handphone bisa ke sekolah langsung atau bisa juga lewat teman yang punya Hp.

Dan kegiatan belajar daring ini merupakan salah satu kesepakatan semua dewan guru guna menjawab kekosongan dua minggu liburan Covid bagi semua sekolah yang berada di 5 distrik.

Sebab selaku kepala sekolah dan dewan guru telah berkomitmen, bahwa selama liburan dua minggu ini tidak mungkin orang tua akan mengajak anak untuk belajar di rumah.

Sehingga belajar daring yang telah dilaksanakan ini sebagai solusi yang terbaik agar anak tetap belajar di rumah dan pada saat masuk semua hasil belajar daring akan diperiksa kembali oleh masing-masing guru bidang studi.(des)