NABIRE - Selama pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Menase Beach sebagai lokasi wisatawa keluarga dan selfie ria melakukan pembenahan dengan menata spot-spot di area wisata Menase. Oleh sebab itu, sekalipun tidak ada pemasukan, manajemen Menase Beach tidak merumahkan karyawan, mengurangi pendapatan tetapi tetap mempekerjakan 15 karyawan dan membayar utuh upah bulanan.

Pemimpin Menase Beach, Udin Mardin saat ditemui di area Menase Beach, menuturkan, tidak ada karyawan yang dirumahkan, lagi pula karyawan menerima upah bulanan utuh, hanya manejemen tidak membayar kelebihan jam kerja (lembur), kalau gaji karyawan tetap dibayar.

Udin Mardin menjelaskan, selama pandemi kurang lebih 3 bulan, Menese Beach sudah menutup kunjungan masyarakat, sebelum diberlakukannya siaga darurat dan tanggap darurat.

“Kami sudah tutup sebelum Pemerintah Provinsi Papua menutup jalur laut dan udara. Kami ikuti di media sosial sehingga sebelum Papua tutup, kami sudah tutup duluan,” ungkap Kaka Bro, panggilannya ini.

Selama menutup kunjungan warga ke Menase Beach, manajemen melakukan pembenahan di areal wisata. Untuk melindungi pengunjung dari kehujanan, kata Udin, manajemen menata lokasi dengan menyiapkan tempat-tempat teduh bagi pengunjung apabila hujan.

Selain itu, tambah Udin, manajemen juga melakukan pembenahan spot-spot selfie lebih asri dan menambah beberapa spot baru, untuk menarik minat kunjungan wisata di bibir pantai Kalibobo. Pencetus Menase Beach, Udin Mardin menambahkan, disamping pembenahan dan penambahan spot di area wisata diluar, manajemen juga tengah menyiapkan arena untuk mainan anak-anak.

Di arena ini, saat hujan orang tua bisa berteduh sambil menjaga anak main dengan fasilitas permainan yang tersedia. Dalam rangka pembenahan tersebut, manajemen Menase juga merubah pintu keluar masuk bagi pengunjung. Manajemen membuka pintu masuk dan keluar, tidak seperti sebelum pandemi Corona, melalui satu pintu.

Ketika ditanya, kapan akan dibuka bagi umum untuk berkunjung ke area hiburan ini, Udin mengatakan ada saja warga yang meminta untuk membuka area wisata tetapi sementara ini belum, ada saatnya untuk dibuka.

“Ada yang nekad dan datang mau masuk hanya beberapa menit untuk selfie selama ini, bahkan ada mereka masuk sampai ke dalam pagar dan tanya melalui beberapa karyawan tetapi kami tolak. Karena, kami belum buka,” ujarnya.

Udin menambahkan, ada saja tempat wisata seperti Pantai Gedo dan Pantai Nabire sudah dibuka dan warga mulai ramai tetapi untuk sementara Menase belum. Tetapi, nanti pada saatnya, Menase akan buka untuk umum sebagai lokasi rekreasi sambil selfie. (ans)