September, Dinsos Akan Rekrut Pendamping Bansos
NABIRE – Dinas Sosial Kabupaten Nabire akan merekrut tenaga pendamping untuk program bantuan sosial (Bansos) Kelompok Usaha Bersama Ek
Bagikan
NABIRE – Dinas Sosial Kabupaten Nabire akan merekrut tenaga pendamping untuk program bantuan sosial (Bansos) Kelompok Usaha Bersama Ekonomi (Kube), Rumah Tak Layak Huni (RTLH) dan Sarana Lingkungan (Sarling), mulai September mendatang. Besaran berapa tenaga pendamping yang bisa direkrut akan ditentukan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nabire, Ishak, SE di ruang kerjanya, Selasa (13/8) mengatakan kewenangan untuk merekrut pendamping Bansos dari daerah berdasarkan surat dari Direktur Penanganan Fakisr Miskin Kemensos RI nomor 1528/442/KP/08/2019 tertanggal 2 Agustus 2019 perihal Seleksi Penerimaan Pendamping Kube, RTLH dan Sarling.Ishak menjelaskan, berapa banyak tenaga pendamping yang akan direkrut tergantung dari perbandingan dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang akan mendapat bantuan sosial tersebut. Sebab, didalam tenaga pendampingan, Kemensos mematok seorang pendamping mendampingi 100 orang KPM. Berapa banyak KPM dari masing-masing bantuan sosial tersebut akan ditentukan oleh Kemensos berdasarkan pusat data yang dimiliki Kemensos selama ini dalam urusan bantuan kepada keluarga harapan di Indonesia.Ketika ditanya, kerjasama dengan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang ada ditiap-tiap distrik dan kampung, Kadinsos mengatakan pendamping yang baru akan direkrut beda dengan pendamping PKH. Oleh sebab itu, pendamping PKH boleh mengikuti seleksi pendamping Bansos ini. Namun, kata Ishak, lebih baik merekrut tenaga baru, diluar pendamping PKH dan TKS, untuk membuka lapangan kerja kepada pencari kerja lainnya.Ishak juga tidak mematok berapa tenaga pendamping Bansos akan direkrut nanti. Sebab, data keluarga sasaran penerima bantuan tersebut akan ditentukan oleh Kemensos sehingga Kemensos juga akan menentukan Nabire membutuhkan berapa untuk mendamping KPM Bansos di dua kelurahan percontohan, Nabarua dan Karang Tumaritis.(ans)
Bagikan artikel ini



