NABIRE - Jumat 28 Agustus 2020 lalu, Gubernur Provinsi Papua melalui Wakil Gubernur Klemens Tinal telah melantik pejabat devinitif Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kabupaten Nabire yang terletak di wilayah Kampung Waharia, Distrik Teluk Kimi. Pejabat devinitif PPI Waharia yang dilantik itu merupakan putra Nabire asal Ke Kampung Moor Distrik Kepulauan Moora, yakni Yusup Sembor, S.Sos. Dirinya dilantik oleh wakil gubernur atas nama Gubernur Provinsi Papua di Kantor Gubernur Dok II Jayapura. Saat ditemui Papuapos Nabire, Senin (7/9) di seputar halaman PPI Waharia, Yusup Sembor mengakui untuk mengaktifkan kembali PPI Nabire tentunya diawali dengan pembenahan kantor. Serta sarana dan prasarana pendukung lainnya yang kini telah ada di PPI Waharia. Setelah dilakukan pembenahan semua fasilitas pendukung lainnya yang ada, pihaknya selaku kepala PPI Nabire akan mengambil langkah lagi. Dengan meminta kepada semua nelayan untuk mendaratkan perahunya setelah pulang mancing maupun hasil tangkapan ikan di PPI Waharia. Karena, menurut Yusup Sembor, pembangunan PPI Nabire yang terletak di Kampung Waharia ini benar–benar harus difungsikan kembali. Dengan cara meminta semua nelayan untuk mendaratkan perahunya di PPI.  Sebab semua nelayan akan didata serta hasil yang didapat atau dipancing. Kata dia, selama ini dengan tidak beroperasinya PPI Nabire Waharia ini, terlihat para nelayan yang ada di Kalibobo, Smoker, Siriwini dan tempat-tempat lainnya dengan seenaknya parkir di seputar tempat tinggal mereka tanpa melihat fasilitas PPI yang telah disediakan pemerintah bagi para nelayan. Untuk itu selaku Kepala PPI yang baru tidak akan tinggal diam. Dalam waktu yang singkat dirinya akan berjuang membangun hubungan baik dengan para nelayan. Guna kita mendapatkan data akurat soal hasil tangkapan dan mancing para nelayan Nabire. “Karena kita ingin dengan data yang kita buat kelak nanti dan juga memfungsikan kembali PPI Waharia, maka selanjutnya ada perubahan pada data seluruh nelayan yang ada di Kabupaten Nabire dan dengan sendirinya PPI Waharia dapat difungsikan kembali sesuai tujuan awal menghadirkan pembangunan PPI Nabire,” ujarnya. (des)