Simpatisan KKB Diringkus Saat Imlek
NABIRE - Sesuai informasi dan data yang diterima awak media ini, pihak keamanan berhasil meringkus salah satu terduga yang diklam merupakan
Bagikan
NABIRE - Sesuai informasi dan data yang diterima awak media ini, pihak keamanan berhasil meringkus salah satu terduga yang diklam merupakan simpatisan dari Kelompok Kriminal Bersenjanta (KKB) pada hari Sabtu, 25 Januari 2020 atau bertempatan dengan tahun baru Imlek 2571. Terkait hal tersebut, Kapolres Nabire, AKBP. Sonny M. Nugroho T, S.IK, seperti dilansir media online menegaskan, data tindakan tersebut tak ada korban jiwa (meninggal dunia) pada saat tim gabungan meringkus 2 pelaku penyuplai senjata bagi KKB.“Yang jelas saya pastikan tidak ada korban jiwa. Tidak ada yang meninggal, maupun korban jiwa,” terang Kapolres Nabire, Sabtu malam (25/01/2020).Hal tersebut sekaligus menepis informasi tidak benar yang bertebaran di media sosial (Mensos) yang menyatakan bahwa ada korban meninggal dunia. Bahkan dengan adanya berita tersebut, dikabarkan terjadi kasus pembakaran rumah di sekitar daerah Transat, Wonorejo Nabire.Sebagai informasi, tim gabungan berhasil meringkus dua pelaku penyuplai senjata bagi Kelompok Kriminal Bersenjata itu pada Sabtu sore, sekitar pukul 14.30 WIT.Kapolres Nabire, AKBP Sonny Nugroho, seperti dilansir Tribratanews menjelasakan, kedua pelaku berinisial AS dan PT, sedang berboncengan menggunakan motor Vario tanpa TNKB di sekitar Kalibobo.Saat dilakukan penindakan, kedua pelaku berusaha melarikan diri, sehingga tim gabungan melepaskan tembakan peringatan sebanyak 2 kali ke udara. “Karena kedua pelaku mengabaikan peringatan, tim gabungan berikan timah panas kepada pelaku PT. Satu pelaku AS berhasil melarikan diri,” terang Kapolres Nabire.Adapun barang bukti yang diamankan oleh pihak kepolisian, diantaranya 20 butir amunisi 9 mm, uang tunai Rp1.110.000, KTP PT, ATM Mandiri dan BRI, 1 unit HT merk Motorola, jam tangan, dompet, tas sandang, 1 unit handphone dan kacamata.“Kedua pelaku PT dan AS merupakan simpatisan KKSB yang berperan sebagai penyedia senjata dan amunisi ilegal bagi KKB/KKSB yang berada di pegunungan,” ungkap Kapolres Nabire.“Pelaku PT dan barang bukti telah diamankan oleh pihak Kepolisian Resor Nabire. Dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik,” tutup Kapolres Sonny.(wan/ist)
Bagikan artikel ini



