NABIRE - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S.Pd.,M.Pd kembali meminta dan mengharapkan kepada para Kepala Sekolah (Kepsek) SD, SMP, SMA dan SMK, agar dalam penerimaan murid baru diawal tahun pelajaran 2020/2021, tidak memungut biaya pendaftaran.

Selain  pembebasan biaya pendaftaran murid baru, juga diharapkan agar biaya pembangunan atau yang lebih dikenal dengan sebutan dana komite bagi semua sekolah negeri maupun swasta agar dapat dikurangi sepanjang wabah virus corona.

Karena selaku kepala dinas menilai dengan adanya wabah virus corona ini tingkat pendapatan ekonomi keluarga sangat berpengaruh, dengan demikian untuk biaya pendafataran murid baru dapat ditiadakan serta adanya pemotongan biaya pembangunan atau dana komite untuk semua jenjang satuan pendidikan.

Demikian kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S.Pd.,M.Pd kepada Papuapos Nabire, Senin (15/6) di ruang kerjanya seraya menambahkan, bagi semua sekolah dari tingkat SD hingga SMA/SMK tidak dibenarkan dalam penerimaan murid baru ada biaya pendaftaran.

Dengan adanya penurunan biaya atau dana pembangunan atau komite serta pembebasan biaya pendaftaran murid baru, agar kita terhindar dari angka putus sekolah, karena di tengah pandemi Covid-19 ini banyak orangtua atau masyarakat yang sangat terbeban soal pendapatan ekonominya.

Untuk itu, selaku kepala dinas meminta pengertian dan kerjasama yang baik antara para kepala–kepala sekolah dari SD hingga SMA dan SMK agar dana komite diturunkan sebelum Covid-19 pulih dan juga tidak dilakukan biaya pendaftaran.(des)