SMK YPPK St. Joseph Calasanz Menerima Murid Baru Angkatan I
NABIRE - Memasuki awal tahun pelajaran 2021/2022, SMK YPPK Santo Joseph Calasanz Paroki Santo Yosep Nabire Barat menerima murid baru angkata
NABIRE - Memasuki awal tahun pelajaran 2021/2022, SMK YPPK Santo Joseph Calasanz Paroki Santo Yosep Nabire Barat menerima murid baru angkatan pertama bertempat di Gereja Paroki Santo Yosep Nabar.
Pendaftaran murid baru SMK YPPK St. Joseph Calasanz Nabire Barat, dimulai dari tanggal 31 Mei 2021 sampai 23 Juni 2021 pada pukul 08.00 WIT sampai dengan selesai pada pukul 13.00 WIT setiap jam kerja.
Persyaratan pendaftaran murid baru uang pendaftaran Rp. 20.000. Foto copy ijasah paket B atau surat keterangan lulus masing-masing 4 lembar. Pas foto ukuran 3X4 berlatar belakang merah 4 lembar. Akte kelahiran surat baptis 2 lembar. Usia minimal 15 tahun tepat bulan. Semua persyaratan dimasukan dalam Map berwarna Pink untuk perempuan dan Map warna hijau untuk laki-laki. Foto copy kartu keluarga 2 lembar.
Penerimaan murid baru dengan tatap muka ini guna membiasakan kelancaran semua persyaratan yang disampaikan oleh panitia bisa terlaksana sesuai jadwal penerimaan murid baru yang ditetapkan oleh pihak sekolah. Pendaftaran murid baru kini, sudah memasuki tahun pelajaran yang pertama.
Ketua panitia penerimaan, Yulianus Boma mengatakan, panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim peringtis berdiri SMK Yayasan YPPK ST. Joseph Calasanz di Paroki. Yang menjadi sebuah terobosan baru yang didapat di bidang pendidikan bagi semua pihak di wilayah adat Meepago.
Selaku ketua panitia bersama teman-teman serta bapak-bapak melihat banyak anak telah memilih untuk melanjutkan studynya di SMK St. Joseph Calasanz Nabire. Untuk itu disampaikan kepada calon murid dan masyarakat khususnya yang ada di Kabupaten Nabire dan pada umumnya di wilayah Meepago, sekolah ini untuk kita semua hingga diajak masuk kuota murid banyak yang dibutuhkan demi kemajuan di bidang pendidikan khususnya SMK.
Sementara pihak sekolah membuka dua jurusan yakni Jurusan Peternakan dan Pertanian. Model proses belajar mengajar di sekolah siswa yang masuk di SMK St. Joseph Calasanz siswa terima materi di sekolah lebih sedikit dan siswa praktek di lapangan lebih banyak.
“Agar suatu ketika siswa begitu selesai pendidikan harus dapat bekal dalam hal ketrampilan atau skill yang dimiliki supaya dia juga mampu menhidupi hidupnya mandiri tidak tergantung kepada orang tua,” pungkasnya. (modes)
Bagikan artikel ini



