NABIRE - Jaminan keselamatan tenaga kerjaan jangan sampai dilihat dengan sebelah mata oleh semua pihak. Namun hal ini menjadi kewajiban bagi semua perusahaan juga pemerintah. Sehingga berkaitan dengan adanya rencana Kegiatan Praktek Kerja Lapanagan (PKL) bagi 22 murid SMK Kesehatan Macida Nabire, Jumat pekan lalu Kepala Sekolah SMK Kesehatan Macida temui Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan (Naker) Kabupaten Nabire.

Pada pertemuan tersebut Kepala Sekolah SMK Kesehatan Macida, Dominggus S. Mandobar, S.Ip meminta agar sebelum PKL dilaksanakan, pihak BPJS diminta untuk memberikan materi sosialiasi soal jaminan keselamatan kerja.

Dan selanjutnya semua peserta PKL maupun para guru honor yang ada di SMK Kesehatan didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.  Agar kelak mempunyai jaminan keselamatan kerja.

Pada kesempatan itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Nabire, Godlief Ch. Kumendong mengatakan, hak anak–anak selama PKL sangat perlu untuk dilindungi. Aturan serta perlindungan tenaga kerja mempunyai ketentuan yang sangat ketat.  Tetapi perlu dilakukan sosialisasi agar semua bisa paham dengan baik.  Termasuk anak-anak murid yang nantinya mengikuti PKL.

Sehingga lewat momentum ini, pihak BPJS Ketenagakejaan Kabupaten Nabire berkesempatan memberitahukan hak-hak para pekerja.  Karena anak-anak lulusan SMK lebih banyak akan diserap dunia kerja.

Sebab berdasarkan pengalaman, di perusahaan–perusahaan besar, rata–rata para pekerja atau pelamar tidak menanyakan berada gajinya.  Tetapi mereka (pekerja, red) lebih cenderung bertanya soal perlindungan dan jaminan keselamatan kerja. (des)